news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ekspor Perak Terdampak Perang Timteng, Pesanan Menurun

Kamis, 12 Maret 2026 - 08:03 WIB
Reporter:

Yogykarta,tvOnenews.com – Perang antara Iran vs Amerika Serikat dan Israel berdampak pada sektor kerajinan perak di kawasan Kotagede, Yogyakarta. 

Volume ekspor kerajinan perak dari kawasan tersebut dilaporkan turun drastis hingga 75 persen dalam beberapa waktu terakhir.

Sejumlah negara yang selama ini menjadi tujuan ekspor utama seperti Turki, Thailand, hingga beberapa negara di Eropa mulai menghentikan pesanan mereka. 

Kondisi ini membuat para pengrajin dan pelaku usaha di Kotagede mengalami penurunan permintaan yang signifikan.

Salah satu pemilik usaha kerajinan perak mengungkapkan bahwa dalam satu bulan terakhir grafik pesanan dari luar negeri terus menurun. 

Selain dipengaruhi situasi geopolitik global, turunnya ekspor juga disebabkan oleh kenaikan harga bahan baku perak yang cukup signifikan.

Kenaikan harga tersebut membuat sejumlah pembeli mengurangi jumlah pesanan karena biaya produksi menjadi lebih mahal. Akibatnya, ekspor yang selama ini menjadi tumpuan utama para pengrajin perak Kotagede mengalami kelesuan.

Dampak dari kondisi tersebut, sejumlah pengusaha terpaksa mengambil langkah dengan merumahkan sebagian karyawan mereka karena turunnya produksi.

Sementara itu, untuk mengurangi kepadatan arus lalu lintas di Jalan Arteri Jogja–Solo selama arus mudik Lebaran 2026, Gerbang Tol Purwomartani akan dibuka secara fungsional.

Ruas Jalan Tol Jogja–Solo seksi Prambanan–Purwomartani sepanjang 12 kilometer saat ini terus dikebut pengerjaannya menjelang musim mudik. 

Progres pembangunan jalur tersebut telah mencapai sekitar 95 persen dan tinggal menyelesaikan pemasangan water barrier di sisi kanan dan kiri jalan.

PT Jasa Marga Jogja–Solo menargetkan ruas tol ini dapat dibuka secara fungsional mulai 16 hingga 29 Maret 2026. Selama periode tersebut, kendaraan dari arah Yogyakarta dapat melintasi gerbang tol Purwomartani secara gratis.

Namun, operasional jalur ini akan dibatasi mulai pukul 06.00 hingga 18.00 WIB karena belum dilengkapi dengan lampu penerangan jalan.

Selain itu, jalur yang dibuka hanya satu arah, yakni dari Yogyakarta menuju Solo serta ke arah Jakarta dan Surabaya. Sementara kendaraan dari arah Solo hanya dapat keluar maksimal melalui Gerbang Tol Prambanan.

Adapun kendaraan yang diizinkan melintas hanya kendaraan golongan I seperti mobil pribadi dan bus. Kebijakan ini diharapkan dapat membantu mengurai kepadatan lalu lintas di jalur arteri selama periode mudik Lebaran tahun ini.

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:44
03:11
01:51
06:48
01:06
01:13

Viral