news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Indeks Harga Saham Gabungan Melemah

Jumat, 30 Januari 2026 - 10:02 WIB
Reporter:

Jakarta, tvOnenews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan tajam hingga menyentuh batas penghentian sementara perdagangan atau trading halt dalam perdagangan pekan ini. Pelemahan terjadi sejak awal sesi dibuka, dengan mayoritas saham bergerak di zona merah dan penurunan sempat mencapai 8 persen.

Kondisi tersebut memicu kekhawatiran pelaku pasar, mengingat koreksi terjadi secara cepat dan meluas pada sejumlah saham berkapitalisasi besar. Bursa Efek Indonesia (BEI) pun memberlakukan mekanisme trading halt sebagai langkah proteksi guna meredam volatilitas yang ekstrem.

Pelemahan IHSG dinilai tidak lepas dari sentimen global serta faktor evaluasi indeks pasar berkembang oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI). Dalam beberapa hari terakhir, MSCI disebut tengah menyoroti aspek transparansi pasar modal Indonesia, khususnya terkait keterbukaan informasi kepemilikan saham serta porsi free float emiten.

Penilaian tersebut berdampak pada meningkatnya aksi jual investor asing yang memicu arus keluar modal. Tekanan ini membuat kapitalisasi pasar saham Indonesia tergerus signifikan dalam waktu singkat.

Sebagai respons cepat, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama BEI menyiapkan langkah penyesuaian regulasi, salah satunya melalui rencana peningkatan batas minimal free float saham emiten dari 7,5 persen menjadi 15 persen. Kebijakan itu diproyeksikan dapat memperkuat likuiditas pasar serta meningkatkan kepercayaan investor global terhadap iklim investasi domestik.

Pemerintah juga memandang situasi ini sebagai momentum untuk mempercepat reformasi pasar modal, termasuk memperbaiki tata kelola, memperkuat transparansi, serta memastikan mekanisme perdagangan berjalan lebih efisien sesuai standar internasional.

Di sisi lain, analis menilai koreksi IHSG masih berada dalam batas wajar sebagai bagian dari penyesuaian pasar setelah penguatan cukup agresif sejak awal tahun. Tekanan ini diperkirakan masih dapat berlangsung dalam satu hingga dua bulan ke depan, sebelum pasar kembali menemukan kestabilan dan berpeluang rebound.

Trading halt sendiri merupakan mekanisme perlindungan yang diterapkan bursa untuk menjaga stabilitas harga ketika terjadi penurunan tajam dalam waktu singkat. Mekanisme ini bertujuan mencegah kepanikan lebih luas sekaligus memberi ruang bagi pelaku pasar untuk melakukan evaluasi.

Dengan langkah regulator serta upaya pembenahan struktural yang tengah disiapkan, pasar kini menanti arah pergerakan IHSG dalam beberapa pekan ke depan, seiring harapan agar reformasi keterbukaan pasar dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi investasi yang menarik di mata global.
 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:20
02:24
03:50
01:11
01:32
00:45

Viral