Waspada Cuaca Buruk, Sejumlah Daerah Dilanda Banjir dan Longsor
Jakarta, tvOnenews.com - Cuaca buruk melanda sejumlah wilayah di Indonesia dan menimbulkan dampak serius berupa banjir serta longsor.
Bencana tersebut terjadi di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, serta Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dan mengganggu aktivitas masyarakat.
Di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, banjir terjadi akibat luapan Sungai Bengawan Jero yang merendam ribuan rumah warga. Berdasarkan data BPBD Lamongan, hingga Selasa pagi tercatat sebanyak 1.840 rumah warga di lima kecamatan terdampak banjir.
Meski demikian, sebagian besar warga memilih bertahan di rumah dan enggan mengungsi karena khawatir kehilangan harta benda.
Pemerintah Kabupaten Lamongan telah menyalurkan bantuan berupa ratusan paket sembako serta bantuan sarana transportasi bagi desa-desa yang terisolasi akibat banjir guna meringankan beban para korban.
Sementara itu di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, banjir mengakibatkan kegiatan belajar mengajar di SD Negeri Semampir terpaksa diliburkan sementara.
Seluruh ruang kelas dan fasilitas sekolah terendam air sejak Sabtu lalu, menyusul hujan berintensitas tinggi yang terus mengguyur wilayah tersebut.
Pihak sekolah memindahkan meja, kursi, buku, dan peralatan belajar ke tempat yang lebih aman untuk menghindari kerusakan. Data pemerintah desa mencatat sekitar 320 rumah warga di delapan RT terdampak banjir di wilayah tersebut.
Di wilayah Jawa Barat, jalur provinsi yang menghubungkan Kota Sukabumi dengan Sukabumi bagian selatan lumpuh total akibat longsor.
Longsoran tanah terjadi di beberapa titik jalur sabuk geopark Kabupaten Sukabumi, menyebabkan jalan tertutup lumpur dan material longsor. Puluhan kendaraan roda dua dan roda empat terjebak dan tidak dapat melintas.
Petugas Satuan Lalu Lintas Polres Sukabumi yang berjaga di lokasi membantu mengevakuasi kendaraan warga agar tidak semakin terperosok.
Sementara itu, Dinas Pekerjaan Umum setempat telah menurunkan alat berat untuk membersihkan material longsor dan membuka kembali akses jalan.
Pemerintah daerah dan aparat terkait mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat cuaca ekstrem dan intensitas hujan masih berpeluang terjadi di sejumlah wilayah dalam beberapa hari ke depan.