- Timnas Indonesia
Eks Gelandang Timnas Indonesia Takjub Lihat John Herdman, Puji Penampilan Skuad Garuda di FIFA Series
tvOnenews.com - Salah satu mantan pemain gelandang Timnas Indonesia, Supriyono Prima, memuji kinerja John Herdman di masa awal kepelatihannya.
Saat ini John Herdman memang baru menjalani 2 pertandingan bersama Timnas Indonesia dalam FIFA Series 2026.
Namun performa Timnas Indonesia di bawah asuhan John Herdman dipandang sudah cukup baik sejauh ini.
Meksipun memang Timnas Indonesia mengalami kekalahan 0-1 melawan Bulgaria, tetapi Supriyono tetap takjub dengan hasil kerja John Herdman.
Menurut mantan pemain yang pernah memperkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 1996 tersebut, John Herdman berhasil menciptakan sebuah atmosfer yang baik di dalam Skuad Garuda.
"Satu atmosfer yang bagus, kemudian sebuah cara yang menurut saya akan bisa membuat tim yang solid," ujar Supriyono soal John Herdman di Timnas Indonesia, seperti dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Nusantara TV.
Supriyono juga menyinggung pernyataan John Herdman terkait keberagaman yang ada pada Timnas Indonesia.
"Statement terakhir beliau kan mengatakan keberagaman itu akan menjadi kekuatan," kata Supriyono.
"Pemain-pemain yang bermain di Eropa, pemain-pemain yang bermain di Liga Super itukan punya potensi," lanjutnya.
Supriyono memuji keberhasilan John Herdman untuk menerapkan skema permainan yang cukup baik meski baru menjadi pelatih Timnas Indonesia dalam waktu yang singkat.
"Walaupun dikalahkan oleh Bulgaria tapi kombinasi performa pemain yang di Eropa dan di Liga Super sangat baik dan impresif," ujar Supriyono.
"Ini memperlihatkan bahwa game plan yang hanya dipersiapkan 3-4 hari mampu teraplikasikan dengan baik," sambungnya.
Tugas John Herdman berikutnya adalah membawa Timnas Indonesia juara Piala AFF untuk pertama kalinya dalam sejarah.
Sebelum itu, Timnas Indonesia akan menjalani laga uji coba di FIFA Matchday Juni 2026.
Di dalam Piala AFF 2026, John Herdman harus dihadapkan pada tantangan besar membawa Timnas Indonesia tanpa kekuatan pemain diaspora karena turnamen tersebut tidak termasuk agenda FIFA.
Beberapa pemain diaspora tidak bisa ikut tampil karena terhadang izin dari klub masing-masing.
Walau begitu, John Herdman kini bisa memilih pemain di Super League yang tak kalah baik.