- tvOnenews.com - Ilham Giovanni
Soal Jersey Baru Timnas, John Herdman: Saya Tidak akan Memakainya
tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia John Herdman memberikan komentarnya terkait peluncuran jersey terbaru yang akan dikenakan skuad Garuda dalam waktu dekat.
Pelatih asal Inggris tersebut memuji desain seragam anyar yang akan digunakan para pemain Timnas Indonesia dalam berbagai ajang internasional.
Jersey produksi Kelme itu rencananya akan menjalani debut pada ajang FIFA Series 2026 yang digelar pada bulan ini.
Acara peluncuran seragam baru tersebut berlangsung meriah pada Kamis (13/3/2026) di kawasan Senayan, Jakarta.
- Instagram Timnas Indonesia / Erick Thohir
Herdman mengaku sangat menyukai detail desain yang terdapat pada jersey terbaru Timnas Indonesia.
Menurutnya, desain tersebut tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memiliki nilai filosofi yang kuat.
Ia secara khusus menyoroti motif batik yang disematkan pada jersey tandang berwarna putih.
“Jersey ini cantik. Ada batik di jersey putih sebagai identitas tradisional. Menurut saya, hal ini bisa membantu pemain Indonesia untuk memahami apa yang mereka wakili,” ujar Herdman.
Selain itu, mantan pelatih Kanada tersebut juga memuji warna merah pada jersey kandang Timnas Indonesia.
Menurutnya, warna merah yang digunakan sangat mencerminkan karakter kuat dari bangsa Indonesia.
“Kemudian warna merahnya sempurna. Itu menjelaskan siapa kita. Kita adalah negeri yang kuat dengan warna yang kuat pula,” jelasnya.
Di balik pujiannya, Herdman juga sempat melontarkan candaan bahwa dirinya tidak bisa mengenakan jersey tersebut karena statusnya sebagai pelatih.
“Saya tidak akan memakai jersey itu karena saya pelatih. Saya tidak seberuntung para pemain yang bisa mengenakannya,” kata Herdman.
Meski demikian, ia berharap para pemain akan semakin bersemangat saat mengenakan jersey baru tersebut.
“Saya yakin para pemain akan antusias mewakili tim dengan jersey dan era yang baru ini,” ujarnya.
Turnamen empat negara dalam FIFA Series 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung pada 27 dan 30 Maret 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Pada ajang tersebut, Timnas Indonesia akan menghadapi Bulgaria, Saint Kitts and Nevis, serta Solomon Islands.
Menjelang turnamen tersebut, Herdman juga menilai bahan jersey terbaru ini dirancang dengan teknologi yang membuat pemain lebih nyaman saat bertanding.
“Para pemain tentu akan pas memakainya karena ini nyaman. Tekstur jerseynya fantastis, bahannya memiliki sirkulasi yang baik dan itu yang dibutuhkan dalam kondisi seperti ini,” pungkas Herdman.
Dalam keterangan resminya, Kelme menyebut jersey tersebut dirancang dengan teknologi terbaru guna mendukung performa maksimal para atlet di lapangan.
- Antara / Instagram Erick Thohir
Di balik desain yang sederhana, jersey Timnas Indonesia juga mengusung perpaduan teknologi modern dengan unsur budaya yang kuat.
Baik jersey kandang maupun tandang memiliki spesifikasi yang serupa, seperti penggunaan bahan 100 persen poliester serta jacquard dinamis yang memberikan efek mengilap.
Selain itu, proses pewarnaannya menggunakan bahan ramah lingkungan yang tetap tahan lama meski telah dicuci berulang kali.
Jersey tersebut juga dirancang ringan, tidak panas, serta memiliki tekstur halus dan cepat kering. Material kainnya mampu menyerap keringat secara efisien sehingga meningkatkan kenyamanan pemain saat bertanding.
Pada bagian logo tim, digunakan silikon timbul dengan ketebalan khusus yang memberikan kesan tegas namun tetap lembut. Struktur ini juga membuat logo lebih tahan lama dengan tampilan visual yang kuat.
Sementara itu, jahitan overlock profesional diterapkan untuk mengurangi gesekan sekaligus mencegah benang longgar, sehingga bentuk jersey tetap terjaga dalam jangka waktu lama.
Aspek teknologi juga terlihat pada pola 3D ergonomis yang dirancang berdasarkan data pemain Timnas Indonesia.
Desain ini dibuat agar jersey dapat menyesuaikan dengan bentuk tubuh pemain, terutama pada bagian bahu, badan, dan kaki.
Selain teknologi modern, identitas budaya Indonesia juga menjadi bagian penting dari desain jersey tersebut, khususnya pada seragam tandang.
Jika dilihat sekilas, jersey tandang tampak dominan berwarna putih dengan aksen merah. Namun ketika diperhatikan lebih dekat, terlihat adanya gradasi motif batik yang menghiasi permukaannya.
Kehadiran motif batik tersebut diharapkan dapat memperkuat identitas budaya sekaligus menumbuhkan rasa kebanggaan terhadap Tanah Air, terutama di tengah dinamika yang kerap muncul antara pemain diaspora dan pemain lokal saat membela Timnas Indonesia.