- Excelsior Rotterdam
Kata Arya Sinulingga soal Kabar Cedera Miliano Jonathans Jelang FIFA Series 2026
tvOnenews.com - Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Arya Sinulingga memberikan tanggapan terkait cedera yang dialami winger Timnas Indonesia Miliano Jonathans.
Sebelumnya, sempat muncul anggapan bahwa cedera tersebut berkaitan dengan pemain asal Bulgaria, negara yang akan menjadi salah satu lawan Timnas Indonesia pada ajang FIFA Series 2026.
Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung pada 27 hingga 30 Maret 2026 dan juga akan diikuti oleh Solomon Islands serta Saint Kitts and Nevis.
- Excelsior
Miliano mengalami cedera anterior cruciate ligament (ACL) saat membela klubnya, Excelsior Rotterdam, ketika menghadapi SC Heerenveen dalam laga pekan ke-26 Eredivisie musim 2025/2026 di Stadion Woudestein, Rotterdam, pada Sabtu (7/3/2026).
Dalam pertandingan tersebut, Miliano masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-72. Namun, ia harus meninggalkan lapangan lebih cepat pada menit ke-81 dan digantikan oleh Mike van Duinen.
Insiden yang menyebabkan cedera terjadi pada menit ke-78 saat Miliano berusaha mengejar bola di sisi kiri pertahanan lawan.
Saat itu, ia terlibat duel dengan bek SC Heerenveen asal Bulgaria, Hristiyan Petrov.
Dalam tayangan pertandingan, Petrov terlihat mendorong Miliano hingga terjatuh sambil memegangi lutut kanan dan tampak kesakitan.
- tvOnenews.com - Ilham Giovanni
Pemain berdarah Depok, Jawa Barat tersebut bahkan tidak mampu berjalan sendiri dan harus dibantu oleh tim medis Excelsior. Ia sempat kembali ambruk sebelum akhirnya ditandu menuju ruang perawatan.
Akibat cedera tersebut, Miliano dipastikan tidak bisa memperkuat Timnas Indonesia pada FIFA Series 2026 dan diperkirakan harus menjalani masa pemulihan cukup panjang hingga akhir tahun.
Meski demikian, Arya Sinulingga menegaskan bahwa insiden tersebut tidak perlu dikaitkan dengan unsur kesengajaan dari pemain lawan.
“Tidak ada ini lah. Itu jangan dikait-kaitkan. Kan kita lihat dari segi permainan bukan ditekel,” ujar Arya.
Menurutnya, cedera tersebut kemungkinan terjadi karena posisi tubuh pemain saat melompat dalam situasi pertandingan.
“Itu saja. Mungkin pas lagi lompat dia, kaki dua-duanya naik. Jadi tidak, jangan ke sana bawaannya. Tidak lah,” katanya.