- AFC
Timnas Indonesia akan Gantikan Iran yang Resmi Mengundurkan Diri dari Piala Dunia 2026 Akibat Perang Jika Skenario Ini Terjadi
Jakarta, tvOnenews.com - Timnas Iran resmi mengundurkan diri dari Piala Dunia 2026 setelah serangan Amerika Serikat dan Israel. Lantas, bagaimana peluang Timnas Indonesia menggantikan tim berjuluk Team Melli?
Puncak eskalasi konflik terjadi pada 28 Februari ketika serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel dilaporkan menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei. Setelah kejadian tersebut, kepemimpinan Iran kemudian dilanjutkan oleh putranya, Mojtaba Khamenei.
Insiden itu memicu respons militer dari Iran yang meluncurkan serangan balasan ke sejumlah wilayah di Timur Tengah. Beberapa negara yang disebut terdampak antara lain Israel, Qatar, Kuwait, Bahrain, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Oman, hingga Siprus.
Ketegangan regional juga meluas hingga wilayah Lebanon selatan. Israel kembali terlibat bentrokan dengan kelompok militan Hizbullah yang dikenal memiliki kedekatan dengan Iran.
- Freepik
Konflik yang terus berkecamuk tersebut menyebabkan ribuan orang menjadi korban jiwa. Selain itu, banyak warga terpaksa meninggalkan rumah mereka sehingga memicu krisis kemanusiaan di berbagai wilayah.
Dampak konflik tersebut tidak hanya terasa dalam sektor politik dan keamanan. Dunia olahraga internasional juga mulai merasakan efeknya karena meningkatnya risiko keselamatan.
Di tengah situasi tersebut, perhatian publik kini tertuju pada nasib Timnas Iran di Piala Dunia 2026. Turnamen sepak bola terbesar di dunia itu dijadwalkan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Iran sebenarnya telah dipastikan lolos ke putaran final Piala Dunia 2026. Dalam fase grup, mereka dijadwalkan menghadapi Mesir, Belgia, dan Selandia Baru.
Pertandingan pertama Iran direncanakan berlangsung pada 16 Juni di Inglewood, California. Namun situasi geopolitik yang memanas membuat partisipasi tim tersebut kini berada dalam ketidakpastian.
Menteri Olahraga Iran Ahmad Donyamali mengisyaratkan bahwa negaranya kemungkinan besar tidak akan ikut serta dalam ajang tersebut.
- AFC
"Mengingat rezim korup ini telah membunuh pemimpin kami, dalam keadaan apa pun kami tidak dapat berpartisipasi dalam Piala Dunia," kata Ahmad Donyamali dikutip dari Reuters.
"Anak-anak kita tidak aman dan, pada dasarnya, kondisi untuk berpartisipasi seperti itu tidak ada," lanjutnya.