news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes.
Sumber :
  • Sassuolo

Pada Serie A, Jay Idzes Kenang Kembali Kepindahan Ke Sassuolo: Ke Arah Mana Kami Pergi?

Kepindahan Jay Idzes ke Sassuolo terjadi setelah melewati musim sulit bersama Venezia
Selasa, 3 Maret 2026 - 23:07 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, mengenang kembali momen penting dalam perjalanan kariernya saat memutuskan bergabung dengan Sassuolo pada bursa transfer musim panas lalu. 

Kepindahan Jay Idzes ke Sassuolo terjadi setelah melewati musim sulit bersama Venezia. Meski klub lamanya harus menghadapi tekanan kompetisi hingga tak bisa bertahan di Serie A, pengalaman tersebut justru menjadi fondasi penting bagi Jay Idzes sebelum mengambil langkah berikutnya dalam kariernya di sepak bola Italia.

Jay Idzes pun mengenang kembali kepindahannya ke Sassuolo pada Serie A. Jay Idzes mengungkap bahwa keputusan pindah ke Sassuolo bukanlah pilihan yang diambil secara tergesa-gesa. 

Dia pun berdiskusi bersama Alfred Duncan yang sempat  membela Sassuolo. Jay Idzes pun berdiskusi bersama Fali Cande yang juga saat itu akan bergabung ke Sassuolo. 

“Musim panas ini saya punya kesempatan untuk pergi ke Sassuolo. Kebetulan saya pernah bermain dengan Alfred Duncan di Venezia. Jadi saya bertanya kepadanya tentang hal itu, dan saya berbicara dengan Fali Cande, yang juga datang ke sini," kata Jay Idzes. 

"Dan kami bertiga berdiskusi, seperti, ya, seperti apa Sassuolo itu? Tentu saja, kami mengenal Sassuolo sebagai sebuah klub, tetapi seperti apa klub itu di dalamnya dan ke arah mana mereka ingin pergi?”

Bagi Jay Idzes, memahami kultur klub menjadi faktor penting sebelum menerima tawaran bergabung. Ia ingin memastikan bahwa langkah kariernya selaras dengan proyek jangka panjang yang dimiliki Sassuolo sebagai tim yang dikenal fokus mengembangkan pemain muda.

Keputusan tersebut kini terbukti tepat. Sassuolo mampu tampil kompetitif di Serie A, sementara Idzes mendapatkan kesempatan berharga untuk berkembang menghadapi pemain-pemain kelas dunia setiap pekan.

Bahkan di antara tim promosi seperti Pisa dan Cremonese, Sassuolo menjadi yang terbaik di klasemen dengan berada di peringkat sembilan atas 38 poin.  

Ia mengaku perjalanan di Serie A memberikan pengalaman belajar yang sangat cepat. Bermain melawan striker elite membuatnya memahami tuntutan sebenarnya dari sepak bola level tertinggi.

“Saya cukup beruntung sudah memainkan banyak pertandingan di Serie A, meskipun ini musim kedua saya di Serie A. Saya pikir semuanya terjadi secara alami. Semua pertandingan yang saya mainkan, Anda hanya belajar dengan bermain melawan lawan yang benar-benar bagus," kata Jay Idzes. 

Jay Idzes bahkan masih mengingat jelas pertandingan awalnya di Italia saat harus menghadapi Fiorentina. Duel melawan penyerang top menjadi momen yang membuka matanya mengenai intensitas kompetisi Serie A.

“Di tahun pertama saya, pertandingan pertama kami melawan Fiorentina di kandang lawan dan saya bermain melawan Moise Kean sebagai striker. Dia sangat kuat, pemain yang sangat bagus," katanya. 

"Dan setiap minggu Anda bermain melawan pemain seperti itu. Terkadang Lukaku, terkadang Lautaro Martinez, bisa siapa saja. Saya rasa saya telah belajar banyak dengan bermain melawan striker-striker seperti itu.”

Menurutnya, Serie A menawarkan kualitas yang merata di setiap tim. Tidak ada pertandingan mudah karena seluruh klub memiliki pemain dengan kemampuan tinggi serta taktik yang matang.

“Intinya, semua tim memiliki kualitas yang sangat bagus. Ada banyak pemain baru dan banyak kualitas. Dengan bermain melawan pemain level atas seperti itu, Anda belajar banyak," tutup Jay Idzes. 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:40
02:52
02:31
08:19
07:54
03:50

Viral