- Instagram @1kaynevanoevelen
Sehebat Apa Kiper Keturunan Surabaya Ini sampai jadi Buah Bibir jelang FIFA Series?
tvOnenews.com — Perbincangan mengenai pemain diaspora kembali mencuat di kalangan pencinta sepak bola nasional jelang FIFA Series. Kali ini, sorotan mengarah kepada penjaga gawang muda milik FC Volendam Kayne van Oevelen.
Nama kiper berpostur jangkung tersebut ramai dibicarakan setelah muncul informasi mengenai garis keturunannya yang berkaitan dengan Surabaya, Jawa Timur.
Kondisi itu membuka peluang baginya untuk membela Timnas Indonesia, sesuai regulasi FIFA terkait kelayakan pemain berdasarkan garis keturunan.
- Instagram - Kayne van Oevelen
Kemunculan Van Oevelen memicu spekulasi publik, terutama soal potensi persaingan di posisi penjaga gawang.
Saat ini, sektor tersebut sudah diisi nama-nama seperti Maarten Paes dan Emil Audero yang berpengalaman di Eropa.
Profil Singkat
Kayne van Oevelen lahir di Zaandam, Belanda, pada 7 Agustus 2003.
Ia dikenal sebagai kiper modern dengan tinggi badan mencapai 1,99 meter, membuatnya dominan dalam duel udara serta memiliki jangkauan luas saat menutup ruang tembak lawan.
Ia disebut memiliki hubungan genealogis dengan Indonesia melalui keluarga yang lahir di Surabaya pada masa lalu. Hal itu membuat peluang membela Timnas Indonesia secara administratif masih terbuka, terlebih ia belum pernah memperkuat tim nasional Belanda di kelompok usia mana pun.
Data singkat:
Nama: Kayne van Oevelen
Tempat lahir: Zaandam, Belanda
Tanggal lahir: 7 Agustus 2003
Tinggi badan: 1,99 m
Posisi: Kiper
Kaki dominan: Kanan
Klub: FC Volendam
Nilai pasar: sekitar Rp6 miliar
Van Oevelen menembus tim senior FC Volendam pada 2022 setelah berkembang di akademi klub tersebut. Ia sempat mendapat julukan “laatbloeier”, istilah di Belanda untuk pemain yang berkembang lebih matang.
Debutnya di kasta tertinggi datang pada musim 2023–2024 saat tampil di Eredivisie. Sejak itu, grafik performanya menunjukkan tren positif.
Dalam beberapa musim terakhir, ia mencatatkan sekitar 30 penampilan dengan 10 clean sheet. Pada musim 2024/2025, ia tampil dalam 29 laga dengan 10 nirbobol. Sementara di musim 2025/2026, ia sudah mengoleksi 16 penampilan reguler di Eredivisie.
Ia juga berperan membawa FC Volendam promosi kembali ke kasta tertinggi Liga Belanda, menandakan kepercayaan tim pelatih yang semakin besar kepadanya.
- fcvolendam.nl
Performa Van Oevelen tak luput dari perhatian media Belanda.
"Kiper pertama musim ini dengan lebih dari 100 penyelamatan: Kayne van Oevelen," tulis media Belanda, vriendenloterijeredivisie.
Namanya bahkan sempat dikaitkan dengan klub besar seperti PSV Eindhoven dan Ajax Amsterdam.
Selain keunggulan fisik, ia dinilai mengalami peningkatan dalam distribusi bola dan kepercayaan diri menguasai area udara. Kombinasi tersebut membuatnya dipandang sebagai aset jangka panjang di bawah mistar.
Dalam beberapa tahun terakhir, federasi sepak bola Indonesia memang aktif memantau pemain diaspora sebagai bagian dari strategi peningkatan kualitas skuad.
Di bawah arahan pelatih John Herdman, proses pemantauan dilakukan baik di dalam maupun luar negeri.
Nama Van Oevelen pun masuk dalam radar spekulasi publik. Jika benar dipantau, kehadirannya bisa menambah kedalaman skuad dalam jangka panjang.
Meski demikian, persaingan di posisi penjaga gawang tidak akan mudah. Konsistensi performa di level klub menjadi faktor penentu apabila peluang pemanggilan benar-benar terbuka.
Dengan usia yang masih awal 20-an serta jam terbang di kompetisi Eropa, Kayne van Oevelen menjadi salah satu nama diaspora yang patut diperhatikan.
Apakah spekulasi ini akan berlanjut menjadi langkah konkret, waktu yang akan menjawab.