- tvOnenews-Ilham Giovani
Exco PSSI Konfirmasi Sanksi AFC untuk Timnas Futsal Indonesia, Siap Ambil Langkah Ini
Jakarta, tvOnenews.com - Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga membenarkan kabar bahwa Timnas Futsal Indonesia mendapatkan sanksi dari AFC. Hukuman yang diberikan itu terjadi setelah skuad Garuda menjadi tuan rumah Piala Asia 2026.
Timnas Futsal Indonesia sejatinya berhasil menorehkan berbagai sejarah di kancah Asia. Berbagai rekor pun tercipta, termasuk penampilan perdana di final Piala Asia sepanjang keikutsertaan.
Pasukan asuhan Hector Souto tampil gemilang saat menghadapi Iran di Indonesia Arena, Jakarta, pada Sabtu (7/2/2026). Dalam laga tersebut, Tim Merah Putih berhasil merepotkan sang juara bertahan.
Pada waktu normal dan perpanjangan waktu, Timnas Futsal Indonesia berhasil menahan imbang Iran dengan skor 5-5. Namun, pada babak adu tendangan penalti, tim besutan Hector Souto itu takluk 4-5.
Meski finis sebagai runner-up, namun torehan tersebut menjadi sejarah baru bagi futsal Tanah Air. Kendati demikian, di tengah-tengah kegembiraan itu, skuad Garuda justru diterpa kabar buruk.
Hal itu diakibatkan setelah AFC memberikan sanksi kepada Timnas Futsal Indonesia. Berdasarkan hasil sidang Komite Disiplin dan Etik AFC, terdapat dua pelanggaran, yakni dalam laga kontra Korea Selatan pada 27 Januari dan Iran kontra Afghanistan pada 1 Februari.
PSSI dianggap melanggar Pasal 65 tentang tanggung jawab atas perilaku penonton dan Pasal 64 terkait penyelenggaraan pertandingan. Pelanggaran ini terjadi pada laga Indonesia kontra Korea Selatan.
"Satu (1) individu yang berafiliasi dengan Tergugat memasuki area di sekitar lapangan permainan dan/atau Area Akses Terkendali pada akhir pertandingan tanpa memiliki perangkat akreditasi yang diperlukan secara fisik," bunyi pernyataan resmi AFC.
"Satu (1) penonton yang merupakan pendukung Tergugat memasuki lapangan permainan setelah pertandingan," lanjut pernyataan resmi AFC.
Sanksi soal keamanan dan ketertiban pun kembali diberikan AFC di laga final melawan Iran. Dari pertandingan itu, Timnas Futsal Indonesia terbukti bersalah dan mendapatkan sanksi denda tambahan 3 ribu dolar.
Total, AFC memberikan sanksi sebesar 14 ribu dolar AS atau setara dengan Rp235 juta yang wajib dibayarkan pada waktu 30 hari sejak keputusan diumumkan.
Asosiasi Sepak Bola Indonesia diperintahkan membayar denda sebesar 3 ribu dolar AS karena melanggar Pasal 21.2 Regulasi Kompetisi Piala Asia Futsal AFC Indonesia 2026.
Saat ditanya perihal itu, Arya Sinulingga selalu Exco PSSI membenarkan kabar tersebut. Ia menjelaskan bahwa PSSI harus membayarkan sejumlah denda kepada AFC.
Arya Sinulingga mengatakan bahwa meskipun sanksi itu diberikan kepada Timnas Futsal Indonesia, namun PSSI turut terlibat. Pasalnya, Federasi Futsal Indonesia (FFI) berada di bawah naungan Asosiasi Sepak Bola Indonesia.
"Benar, paling tiidak supaya tahu itu yang kena PSSI, denda. Ya diterima, Diterima dari AFC," ujar Arya Sinulingga, di GBK Arena, Jakarta, Senin (9/2/2026).
"Jadi, inilah supaya netizen banyak enggak mengerti ya kalau futsal itu di bawah PSSI. Kadang-kadang ini, ini makanya perlu ada literasi sepak bola, bahwa yang namanya futsal itu under-nya PSSI gitu. Tahu lah, pembiayaan saja kita biayai kok. Futsal yang kemarin (Piala Asia) kan kita biayai, besar loh kita biayai," tambahnya.
Lebih lanjut, Arya menyebut jika PSSI memilih untuk menerima sanksi dari AFC tersebut. Dirinya menjelaskan bahwa pihaknya tak akan mengajukan banding.
"Tidak lah. Tidak (banding) itu ini. Ya, sudah kita terima saja," pungkas Exco PSSI tersebut.
(igp/hfp)