- tvOnenews.com - Ilham Giovanni
Bak Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, John Herdman kembali Dapat Kabar Buruk Jelang Debut Bersama Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, benar-benar mendapatkan cobaan bertubi-tubi jelang debutnya di FIFA Series 2026. Setelah dua pemain kunci dipastikan absen, kini ia harus kehilangan sosok penting di tim.
John Herdman akan memulai petualangannya bersama Timnas Indonesia di ajang FIFA Series pada Maret 2026. FIFA menunjuk Indonesia sebagai tuan rumah yang akan menghadapi Bulgaria, Kepulauan Solomon, dan Saint Kitts and Nevis.
Jelang turnamen tersebut, Timnas Indonesia dipastikan tidak bisa tampil dengan kekuatan penuh. Pasalnya, ada empat pemain yang dipastikan absen membela Tim Merah Putih.
Thom Haye dan Shayne Pattynama dipastikan absen karena terkena hukuman dari FIFA. Mereka dijatuhi sanksi setelah dianggap melakukan tindakan tidak sportif saat Garuda menghadapi Irak pada ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
- Antara
Kedua pemain tersebut dijatuhi sanksi larangan bertanding sebanyak empat pertandingan serta denda 5.000 franc Swiss. Dengan demikian, Thom Haye dan Shayne Pattynama akan melewatkan FIFA Series.
Selanjutnya, ada Asnawi Mangkualam dan Marselino Ferdinan yang hampir dipastikan absen. Kedua pemain tersebut mengalami cedera yang membuat mereka harus menepi cukup lama.
Asnawi Mangkualam mengalami cedera lutut saat berlatih bersama Port FC. Cedera tersebut membuat eks pemain PSM Makassar itu harus mengakhiri musim lebih cepat.
Selain itu, Marselino Ferdinan juga hampir dipastikan absen karena mengalami cedera hamstring. Ia bahkan harus menjalani operasi untuk memulihkan cederanya.
- PSSI
Di tengah kabar buruk yang datang bertubi-tubi, John Herdman kembali mendapat pukulan. Manajer Timnas Indonesia, Sumardji, resmi menerima sanksi sangat berat dari FIFA.
FIFA menjatuhkan sanksi berat kepada manajer Timnas Indonesia, Sumardji. Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI itu dilarang mendampingi tim selama 20 pertandingan.
Keputusan tersebut tercantum dalam dokumen yang dipublikasikan di situs resmi FIFA. Dokumen itu menyebutkan bahwa Sumardji melanggar Pasal 14 Ayat 1 Kode Disiplin FIFA terkait tindakan kekerasan terhadap wasit.
Insiden terjadi saat Timnas Indonesia menghadapi Irak pada ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion King Abdullah Sports City, 11 Oktober 2025. FIFA menilai Sumardji, bersama dua pemain Timnas Indonesia, Thom Haye dan Shayne Pattynama, melakukan intimidasi terhadap wasit asal China, Na Ming, yang memimpin pertandingan tersebut.
“Dalam konteks ini, Komite mengamati dari bukti bahwa setelah pertandingan, Termohon menyerang wasit dengan berlari ke arahnya dari belakang dan mendorongnya secara agresif serta keras di bagian punggung hingga wasit kehilangan keseimbangan beberapa langkah, sebelum akhirnya dipisahkan oleh para pemain yang mencegah Termohon melanjutkan aksinya. Sebagai respons, wasit langsung menunjukkan kartu merah kepada Termohon,” demikian bunyi laporan tersebut.
Pada kesempatan yang sama, FIFA juga mengungkapkan bahwa Sumardji tidak membantah kejadian tersebut.
“Termohon tidak menyangkal telah menyerang wasit. Bahkan, ia tidak mengajukan posisi maupun bukti apa pun untuk membantah laporan ofisial pertandingan atau rekaman video, meskipun telah diberi kesempatan,” lanjut pernyataan itu.
Atas tindakannya, FIFA menjatuhkan sanksi berupa larangan mendampingi Timnas Indonesia selama 20 pertandingan serta denda sebesar CHF 15.000 atau sekitar Rp324 juta.
Putusan:
Termohon, Sumardji Sumardji, dinyatakan melanggar Pasal 14.1(l) Kode Disiplin FIFA karena menyerang ofisial pertandingan dalam laga Irak vs Indonesia pada 11 Oktober 2025 di ajang pendahuluan Piala Dunia FIFA 2026™.
Termohon diskors selama dua puluh (20) pertandingan sesuai Pasal 69 FDC.
Termohon juga diwajibkan membayar denda sebesar CHF 15.000 dalam waktu tiga puluh (30) hari sejak pemberitahuan keputusan. Jika tenggat waktu terlewati dan kewajiban belum dipenuhi, Komite Disiplin FIFA berhak menjatuhkan sanksi tambahan.
(fan)