news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Shin Tae-yong dan calon pelatih Timnas Indonesia John Herdman.
Sumber :
  • Instagram @shintaeyong7777/Major League Soccer

Media Malaysia Sindir Timnas Indonesia soal Gaji John Herdman, Masih Jauh di Bawah Era Shin Tae-yong

Gaji John Herdman jadi perhatian media Malaysia. Disebut termahal di ASEAN, namun masih kalah dari era Shin Tae-yong di Timnas Indonesia.
Rabu, 31 Desember 2025 - 11:14 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Penunjukan John Herdman sebagai pelatih anyar Timnas Indonesia tidak hanya memancing antusiasme publik Tanah Air, tetapi juga mengundang perhatian serius media regional.

Media Malaysia ikut menyoroti langkah PSSI yang kembali mengeluarkan dana besar demi membangun ambisi Skuad Garuda.

Salah satu media terkemuka Malaysia, New Straits Times (NST), secara khusus mengulas detail kontrak Herdman yang dinilai sangat mencolok untuk ukuran Asia Tenggara.

Dalam laporannya, NST menilai PSSI telah menyiapkan paket finansial besar demi mendatangkan pelatih asal Inggris tersebut ke Jakarta.

NST menyebut Herdman menerima gaji sekitar RM192.000 per bulan, atau setara 40 ribu dolar AS.

Pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman, akan menerima gaji fantastis,” tulis New Straits Times.

Jika dikonversi ke rupiah, nilai tersebut berada di kisaran Rp671 juta per bulan.

Angka ini disebut sangat tinggi untuk kawasan ASEAN dan menjadi bahan sorotan publik sepak bola Malaysia yang menilai Indonesia semakin agresif dalam belanja pelatih.

Media tersebut juga mengungkap bahwa PSSI memberikan kontrak berdurasi dua tahun kepada Herdman, dengan opsi perpanjangan dua tahun berikutnya.

Dengan skema ini, total nilai investasi PSSI dinilai sangat menggiurkan.

Bahkan, NST menyebut bahwa gaji Herdman saat ini merupakan yang tertinggi di antara pelatih tim nasional aktif di Asia Tenggara, menjadikannya pelatih termahal di kawasan ASEAN.

Namun, sorotan menarik muncul ketika nama Shin Tae-yong ikut disinggung.

Meski gaji Herdman disebut fantastis, nominal tersebut ternyata masih berada jauh di bawah bayaran Shin Tae-yong saat menangani Timnas Indonesia.

Pelatih asal Korea Selatan itu diketahui menerima bayaran sekitar 1,5 juta dolar AS per tahun, atau setara 125 ribu dolar AS per bulan.

Angka tersebut menjadikan Shin Tae-yong sebagai pelatih dengan gaji tertinggi sepanjang sejarah Timnas Indonesia.

Tak hanya soal gaji, Shin Tae-yong juga meninggalkan warisan kuat dari sisi fondasi tim. 

Di eranya, Timnas Indonesia mengalami peningkatan signifikan, baik dari segi fisik, mental, maupun kedalaman skuad, khususnya melalui pembinaan pemain muda.

Selain Shin Tae-yong, gaji Herdman juga masih kalah dibanding Patrick Kluivert, pelatih sebelumnya, yang dikabarkan menerima bayaran sekitar 100 ribu dolar AS per bulan.

Perbandingan ini memperkuat narasi bahwa meski Herdman disebut sebagai pelatih termahal di Asia Tenggara saat ini, PSSI justru melakukan efisiensi anggaran dibanding era Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert.

Meski gajinya lebih rendah dari dua pendahulunya, PSSI tetap menaruh kepercayaan besar kepada Herdman berkat rekam jejak internasionalnya.

Ia dikenal sebagai pelatih yang ahli membangun tim secara sistematis hingga mampu bersaing di level global.

Pencapaian paling fenomenalnya terjadi saat ia membawa Kanada lolos ke Piala Dunia 2022 setelah absen selama 36 tahun.

Di bawah kepemimpinannya, peringkat FIFA Kanada melonjak dari posisi 72 ke peringkat 33 dunia.

Sebelumnya, Herdman juga mencatat prestasi gemilang di sektor wanita.

Ia membawa Selandia Baru tampil di Piala Dunia Wanita 2007 dan 2011, serta mengantar Kanada Wanita meraih dua medali perunggu Olimpiade (2012 dan 2016) dan emas Pan American Games 2011.

Bersama tim pria Kanada, Herdman mencatat 31 kemenangan dari 46 pertandingan, termasuk rekor 17 laga tanpa kekalahan, serta membawa Kanada menjadi runner-up CONCACAF Nations League 2023.

Secara taktik, Herdman dikenal fleksibel dengan formasi 4-2-3-1 dan piawai memaksimalkan potensi pemain muda.

Filosofinya dinilai sejalan dengan fondasi yang telah dibangun Shin Tae-yong, terutama dalam hal disiplin, intensitas permainan, dan mental bertanding.

Kini, publik menanti apakah John Herdman mampu melanjutkan, bahkan melampaui warisan Shin Tae-yong, sekaligus membuktikan bahwa investasi PSSI kali ini benar-benar berbuah prestasi nyata bagi Timnas Indonesia.

(tsy)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:27
39:43
03:16
04:30
30:22
04:50

Viral