- Tangkapan layar instagram Canadasoccer
Usai Timur Kapadze dan John Heitinga Mundur, Nama John Herdman Menguat Jadi Calon Pelatih Timnas Indonesia Pilihan PSSI?
tvOnenews.com - Rumor soal sosok pelatih anyar Timnas Indonesia kembali memanas. Setelah nama Timur Kapadze dan John Heitinga lebih dulu mencuat ke publik, kini John Herdman disebut-sebut menjadi kandidat terkuat untuk menduduki kursi pelatih Skuad Garuda.
PSSI dikabarkan sudah memasuki fase akhir seleksi dan segera membawa dua nama teratas ke meja rapat Exco untuk diputuskan.
Isu menguatnya John Herdman tak lepas dari kebutuhan PSSI akan figur pelatih berpengalaman internasional, sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan federasi.
Usai kegagalan Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026, PSSI memilih lebih berhati-hati, memastikan calon pelatih tidak hanya punya nama besar, tetapi juga visi, rekam jejak, serta kesiapan mempresentasikan program secara langsung di hadapan pengurus.
PSSI Kunci Dua Nama Calon Pelatih
PSSI telah mengerucutkan dua nama calon pelatih Timnas Indonesia. Kedua kandidat tersebut dijadwalkan melakukan presentasi langsung di Jakarta, sebelum diputuskan melalui rapat Komite Eksekutif (Exco) yang rencananya digelar awal tahun depan.
Langkah ini menjadi bagian dari syarat utama PSSI, yakni seleksi ketat melalui wawancara dan pemaparan program kerja. Kursi pelatih Timnas Indonesia diketahui kosong sejak Patrick Kluivert resmi dipecat pada pertengahan Oktober 2025.
- X @timnasindonesia
Pemecatan tersebut dilakukan setelah Indonesia dipastikan gagal menembus Piala Dunia 2026, yang memicu sentimen negatif dari publik dan suporter. PSSI pun memilih tidak terburu-buru menunjuk pengganti, demi mendapatkan sosok yang benar-benar sesuai kebutuhan.
Rekam Jejak John Herdman Jadi Nilai Plus
Nama John Herdman kini paling santer dibicarakan. Pelatih asal Inggris berusia 50 tahun itu dikenal sukses membawa Timnas Kanada tampil di Piala Dunia 2022.
Pengalamannya di level internasional dinilai selaras dengan syarat PSSI yang menginginkan pelatih berpengalaman, mampu membangun tim jangka panjang, serta terbiasa menangani tekanan besar.
Herdman meniti karier kepelatihan sejak 2003 bersama tim nasional junior Selandia Baru. Ia juga mencatat prestasi mentereng bersama Timnas Putri Selandia Baru dengan dua kali lolos ke Piala Dunia.
Di level Olimpiade, Herdman mempersembahkan medali perunggu bagi Timnas Putri Kanada pada Olimpiade London 2012 dan Rio 2016.
Tak hanya itu, di bawah arahannya, Timnas Putra Kanada mencatat rekor tak terkalahkan dalam 17 pertandingan pada periode 2021–2022. Capaian tersebut membuat banyak pihak yakin Herdman mampu membawa tren positif bagi sepak bola Indonesia yang dinilai meredup sejak ditinggal Shin Tae-yong.
Syarat PSSI dan Situasi Timnas Pascakegagalan Skuad Garuda
Dari sisi Herdman, media Honduras Diez yang dikutip detikSport menyebut sang pelatih lebih memilih Indonesia ketimbang kembali melatih di kawasan CONCACAF.
“Federasi Jamaika mempertimbangkannya untuk babak play-off antarbenua Piala Dunia 2026, tetapi Herdman menolak tawaran tersebut, memprioritaskan Indonesia,” tulis Diez.
Sementara itu, Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji mengungkapkan bahwa awalnya ada lima kandidat pelatih. Namun, hanya empat yang menjalani proses wawancara sesuai mekanisme PSSI.
“Sebenarnya undangan kita lima,” ujar Sumardji, seraya menjelaskan bahwa proses interview melibatkan sejumlah petinggi, termasuk Direktur Teknik dan Jordi Cruyff.
Ia menegaskan, dari hasil wawancara tersebut, mengerucut dua nama yang dinilai paling tepat. “Dari dua nama ini akan kita bawa ke rapat Exco,” kata Sumardji. PSSI berharap keputusan bisa segera diambil usai agenda SEA Games, agar Timnas Indonesia dapat segera bersiap menatap kompetisi berikutnya.
Sepanjang 2025, Timnas Indonesia memang dilanda kegagalan, mulai dari tim senior hingga U-22 di SEA Games. Rentetan hasil buruk itu berujung pada pencopotan Indra Sjafri dan pengunduran diri Sumardji sebagai manajer tim nasional.
“Saya akan menyerahkan tugas dan tanggung jawab manajer timnas agar dicarikan sosok paling tepat, ikhlas, dan bertanggung jawab,” ucap Sumardji di Jakarta, Selasa (16/12/2025).
Kini, publik menanti siapa sosok yang akhirnya dipilih PSSI. Jika John Herdman benar ditetapkan, tantangan besar sudah menanti: membangun kembali kepercayaan, prestasi, dan masa depan sepak bola Indonesia. (udn)