- tvOnenews.com/Taufik Hidayat
Patrick Kluivert Akhirnya Bicara Blak-blakan ke Jurnalis Belanda: Kunjungi Jay Idzes saat ..
tvOnenews.com - Tak banyak yang mengetahui bahwa Patrick Kluivert, pelatih kepala Timnas Indonesia, menjalani peran dengan dedikasi penuh, bahkan siap bekerja sepanjang waktu demi membawa skuad Garuda lolos round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Sebagaimana diketahui, Skuad Garuda dijadwalkan menghadapi Arab Saudi dan Irak di laga tandang yang akan digelar di Stadion King Abdullah, Jeddah, Arab Saudi.
Laga pertama akan mempertemukan Indonesia dengan Arab Saudi pada Kamis, 9 Oktober 2025, pukul 00.15 WIB. Empat hari berselang, tepatnya pada Minggu, 12 Oktober 2025 pukul 02.30 WIB, tim asuhan Kluivert akan berjumpa Irak.
Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia memasuki babak krusial. Timnas Indonesia tergabung di Grup B bersama dua raksasa Asia — Arab Saudi dan Irak — dalam putaran keempat yang akan digelar mulai Oktober mendatang.
Di samping itu, Patrick Kluivert buka-bukaan di hadapan Jurnalis Belanda tentang pola kerjanya sebagai pelatih Timnas Indonesia.
Hal ini diungkapkan langsung oleh Kluivert dalam wawancara bersama jurnalis Belanda Neal Petersen melalui podcast The Haye Way, di mana ia membahas pentingnya perhatian penuh terhadap para pemain, baik di dalam maupun di luar lapangan.
Dalam obrolan hangat tersebut, Neal Petersen membuka pembicaraan dengan menyinggung pengalaman Kluivert sebagai asisten pelatih Louis van Gaal saat membawa Belanda finis di posisi ketiga Piala Dunia 2014.
Ia mempertanyakan apakah pengalaman itu membentuk kualitas kepemimpinan dan kemampuan Kluivert dalam menciptakan tim yang solid.
Kluivert menjawab dengan yakin bahwa ia mengenal betul dirinya sendiri dan kekuatan tim yang ia bentuk.
"Saya pikir itu salah satu kualitas saya. Saya tahu benar kemampuan staf saya dan bagaimana menempatkan mereka sesuai keahlian masing-masing. Dengan begitu, semua orang bisa bekerja dalam zona terbaik mereka," ungkap Kluivert.
Ia juga menegaskan bahwa sebagai pelatih kepala, tugasnya bukan hanya soal taktik, tetapi juga memastikan setiap anggota tim merasa punya peran penting. Menurutnya, itu kunci membangun kerja sama tim yang kuat dan efektif.
Lebih lanjut, Neal menyampaikan bahwa banyak publik tidak menyadari dedikasi luar biasa dari staf pelatih Timnas Indonesia. Salah satu contohnya adalah saat Kluivert mengunjungi kapten tim, Jay Idzes, beberapa minggu lalu secara diam-diam—tanpa sorotan media.
Menanggapi hal tersebut, Kluivert mengungkap bahwa menjadi pelatih tim nasional menuntut kesiapan untuk bekerja setiap saat, bahkan di luar sorotan publik.
"Tidak banyak yang tahu, tapi kami bekerja 24 jam. Termasuk saat orang lain tidak melihat. Saya percaya penting untuk memberikan perhatian langsung pada pemain—mengunjungi mereka, berdialog, melihat langsung kondisi mereka di klub. Itu bagian dari tanggung jawab saya," jelas Patrick Kluivert.
- Kolase tangkapan layar YouTube The Haye Way & tvOnenews.com/Taufik Hidayat
Menurut Kluivert, membangun relasi personal dengan pemain sangat penting, apalagi mengingat beban yang mereka tanggung saat membela negara. Ia percaya, pendekatan humanis ini membantu pemain merasa dihargai dan siap memberikan performa terbaik di pertandingan.
"Saya menuntut banyak dari mereka saat pertandingan, jadi saya juga harus menunjukkan bahwa saya hadir untuk mereka di luar itu. Kami melakukan banyak pekerjaan di balik layar agar para pemain merasa didukung sepenuhnya," tambahnya.
Pernyataan ini menegaskan bahwa Kluivert tak sekadar membawa nama besar sebagai legenda sepak bola Belanda. Ia menunjukkan komitmen nyata untuk membawa Timnas Indonesia naik level, tidak hanya dari sisi taktik, tetapi juga kultur profesionalisme dan kepemimpinan. (ind)