- Instagram - Malaysia NT
Ranking FIFA Malaysia Bakal Anjlok Usai Hukuman Soal Pemalsuan Dokumen Naturalisasi, Gagal Susul Skuad Garuda
Jakarta, tvOnenews.com - Ranking FIFA Malaysia nampaknya akan anjlok atau turun drastis usai terkena hukuman soal pemalsuan dokumen naturalisasi. Harimau Malaya pun bakal gagal susul Timnas Indonesia.
FIFA secara resmi menjatuhkan hukuman kepada Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM). Selain itu, ada tujuh pemain naturalisasi Harimau Malaya yang juga mengalami hal serupa.
{{imageId:370649}}
Kabar itu diketahui melalui pernyataan resmi FIFA pads Jumat (26/9/2025). Tertulis jika FAM melanggar Pasal 22 Kode Disiplin FIFA (FDC) tentang pemalsuan dokumen.
Sanksi tersebut bermula ketika FAM mengajukan kelayakan tujuh pemain naturalisasi kepada FIFA. Nama-nama yang diajukan adalah Facundo Garces, Jon Irazabal, Hector Hevel, Joao Figueiredo, Imanol Machuca, Rodrigo Holgado, dan Gabriel Palmero.
Pada awalnya, FIFA sempat menyetujui dan meloloskan tujuh pemain tersebut. Namun, Federasi Sepak Bola Dunia itu pada akhirnya justru menjatuhkan hukuman kepada Malaysia.
Dikabarkan jika FIFA mendapatkan sejumlah laporan dari pihak yang tidak diungkapkan identitasnya. FAM disebut jika melakukan pemalsuan dengan merekayasa dokumen naturalisasi demi tujuh pemain itu bisa memperkuat Harimau Malaya.
Hasilnya, Malaysia pun mendapatkan sejumlah sanksi denda. Sedangkan untuk pemain tersebut resmi dibekukan dari aktivitas sepak bola selama 12 bulan.
Tak hanya itu, Malaysia juga dikabarkan akan mendapatkan sanksi lebih lanjut. Terutama terkait hukuman pembatalan hasil sejumlah laga Harimau Malaya.
Hukuman pembatalan hasil laga-laga itu akibat Negari Jiran itu menggunakan pemain yang tidak sah. Hal itu sesuai dengan peraturan Pasal 55 Kode Disiplin FIFA.
{{imageId:76658}}
"Jika seorang pemain berpartisipasi dalam pertandingan resmi meski tidak memenuhi syarat, timnya akan dikenakan sanksi kekalahan dalam pertandingan tersebut [lihat pasal 31] dan denda minimal 6.000 CHF," tulis peraturan FIFA.
"Jika seorang pemain berpartisipasi dalam pertandingan persahabatan meskipun tidak memenuhi syarat, timnya akan dihukum dengan kekalahan pertandingan tersebut dan akan didenda setidaknya 4.000 CHF," lanjutnya.
Berdasarkan berbagai sumber, setidaknya ada enam hssil pertandingan Malaysia yang bisa dibatalkan. Sejumlah laga itu terhitung sepanjang 2025.
Enam laga yang bisa dibatalkan berupa dua pertandingan di Kualifikasi Piala Asia 2027. Tepatnya saat menghadapi Nepal dan Vietnam.
Kemudian empat lainnya dalam FIFA Matchday kontra Palestina, Singapura, dan Cape Verde. Sebagai catatan, laga menghadapi Cape Verde bergulir selama dua kali.
Diketahui jika dalam enam pertandingan tersebut, Malaysia selalu diperkuat setidaknya satu, atau lebih, pemain naturalisasi yang dihukum FIFA. Ini artinya, keenam laga Harimau Malaya itu patut dipertanyakan statusnya.
Dari enam pertandingan itu, Malaysia meraih empat kemenangan, satu hasil imbang dan satu kalah. Total poin ranking FIFA yang didapat selama periode tersebut adalah 33,19 poin.
Jika hukuman FIFA itu terwujud, maka Malaysia bisa mengalami penurunan peringkat yang sangat drastis akibag kehilangan poin. Ranking Harimau Malaya bakal anjlok atau turun sebanyak 10 peringkat, dari 123 ke 133.
Hal tersebut tentunya akan membuat Malaysia gagal menyusul ranking Timnas Indonesia. Skuad Garuda sendiri kini bertengger di posisi 119 ranking FIFA dengan terpaut 9,71 poin dari Harimau Malaya.
(igp/aes)