- Kolase tvOnenews
FIFA Resmi Umumkan Daftar Sanksi Jelang Matchday September: Timnas Indonesia Kena 2 Hukuman, Bagaimana Kasus Pemain Naturalisasi Malaysia?
Jakarta, tvOnenews.com - FIFA resmi mengeluarkan daftar hukuman jelang FIFA Matchday September. Timnas Indonesia mendapat dua hukuman, bagaimana dengan Malaysia?
Berbagai negara dari seluruh dunia, tengah bersiap menghadapi FIFA Matchday dan Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada awal September mendatang.
Timnas Indonesia telah menjadwalkan dua pertandingan menghadapi Taiwan (5 September) dan Lebanon (8 September) di Stadion Gelora Bung Tomo.
Uji coba tersebut merupakan bagian dari persiapan skuad Garuda menuju ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada Oktober nanti.
- REUTERS/Issei Kato
Sebanyak 27 pemain pun telah dipanggil oleh Patrick Kluivert selaku pelatih kepala Timnas Indonesia untuk mengikuti pemusatan latihan.
Jelang FIFA Matchday September ini, FIFA melalui Badan Peradilan telah mengambil keputusan soal sanksi yang diberikan untuk beberapa federasi.
Dokumen yang tercantum di situs resmi FIFA itu menampilkan daftar sanksi kepada federasi termasuk untuk Timnas Indonesia.
Induk sepak bola dunia itu mengumumkan dua sanksi terhadap PSSI terkait pelanggaran disiplin pada laga kualifikasi sebelumnya.
- Instagram/@ultrasgarudaofficial
Kasus pertama terjadi saat Indonesia menghadapi China di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada 5 Juni 2025.
Pada pertandingan tersebut, FIFA menilai panitia pertandingan gagal menjaga ketertiban sehingga hukuman diberikan untuk PSSI.
"Ketertiban dan keamanan pertandingan, Kegagalan memastikan bahwa hukum dan ketertiban terjaga di dalam dan di sekitar stadion dan bahwa pertandingan diselenggarakan dengan baik," bunyi pernyataan resmi FIFA.
Untungnya, PSSI hanya diberikan sanksi berupa teguran keras dari FIFA sehingga tidak memengaruhi laga kontra Taiwan dan Lebanon.
- JFA,jp
Sanksi kedua dijatuhkan FIFA usai laga tandang melawan Jepang di Suita City Stadium pada 10 Juni 2025.
"Ketertiban dan keamanan dalam pertandingan, Penggunaan gerakan, kata-kata, benda, atau cara lain apa pun untuk menyampaikan pesan yang tidak pantas untuk acara olahraga," tulis FIFA.
Atas dua pelanggaran itu, PSSI dijatuhi denda sebesar 5 ribu dolar AS atau sekitar Rp82 juta.
Bagaimana dengan Malaysia?
- Instagram/@facundogarces
Beberapa waktu lalu, muncul wawancara yang kontroversial dilakukan pemain naturalisasi Timnas Malaysia, Facundo Garces.
Pemain Deportivo Alaves itu mengaku kepada media Spanyol bahwa darah Malaysia yang dimilikinya berasal dari buyutnya.
Padahal sesuai dengan aturan FIFA, seorang pemain yang ingin membela negara barunya harus memenuhi Pasal 7 tentang kelayakan bermain untuk Tim Nasional.
Salah satu syarat yang harus dipenuhi oleh pemain tersebut adalah memiliki darah keturunan maksimal dari kakek atau neneknya.
“Karena kakek buyut saya (keturunan Malaysia). Saya memang sudah tahu asal-usulnya, tapi saya tidak pernah membayangkan hal ini bisa terjadi. Malaysia sedang membangun proyek menarik dan saya sangat bersemangat,” ucap Facundo Garces dikutip dari El Correo
Sontak, kabar tersebut membuat banyak pihak meminta kepada FIFA untuk menyelidiki keabsahan naturalisasi Facundo Garces.
Apalagi, Facundo Garces sempat bermain saat Timnas malaysia menang telak 4-0 atas Malaysia dalam babak Grup Kualifikasi Piala Asia 2027, 10 Juni 2025.
Namun, hal ini tampaknya bukan menjadi masalah bagi FIFA karena dalam daftar federasi yang disanksi, tidak ada nama Malaysia. (fan)