news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Calon pemain naturalisasi timnas Indonesia, Mauro Zijlstra.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / Instagram - Mauro Zijlstra / tim tvOnenews Julio Tri Saputra

Omongan Berkelas Mauro Zijlstra soal Membela Skuad Timnas Indonesia: Jujur Saya ...

Omongan berkelas calon pemain naturalisasi, Mauro Zijlstra tentang keinginan membela Timnas Indonesia, hingga akhirnya bisa berproses sekarang. (23/8/2025).
Sabtu, 23 Agustus 2025 - 19:03 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Setelah penantian lama, calon penyerang Timnas Indonesia, Mauro Zijlstra, akhirnya tiba di Indonesia pada hari Jumat (22/8), untuk melanjutkan proses naturalisasi.

Sebenarnya, nama Mauro Zilstra sudah tidak asing bagi para penggemar, karena dia telah lama diharapkan dapat memperkuat Timnas Indonesia sejak masa kepelatihan Shin Tae-yong.

Kini, hal tersebut akhirnya terwujud, pemain dari FC Volendam tersebut sedang dalam tahap menyelesaikan perpindahan kewarganegaraan dari Belanda menjadi Warga Negara Indonesia.

Melalui video yang dibagikan di akun Instagram pribadinya oleh Exco PSSI, Arya Sinulingga, tampak dalam video tersebut Mauro tengah berkunjung ke kantor PSSI.

Striker berusia 20 tahun itu sedang dalam proses naturalisasi untuk bergabung dengan Timnas Indonesia U-23 dan juga tim senior.

Selain berpartisipasi di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 yang berlangsung dari 1 hingga 9 September 2025, Mauro Zilstra juga memiliki peluang bermain di tim senior Indonesia.

Dia bisa bergabung menjadi striker pelapis kedua saat skuad Garuda yang dilatih oleh Patrick Kluivert bersaing di round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Arab Saudi dan Irak pada bulan Oktober 2025.

Pemain keturunan yang bisa dinaturalisasi Timnas Indonesia, Mauro Ziljstra, berlaga di FC Volendam U-21
Sumber :
  • FC Volendam

 

Namun dalam waktu dekat, Mauro Zilstra direncanakan untuk membantu Timnas Indonesia U-23 terlebih dahulu dalam Kualifikasi Piala Asia U-23 2026.

Sekilas tentang Mauro Zijlstra, ia merupakan striker berdarah Sunda-Belanda yang pernah secara terbuka hingga saat ini menyatakan bahwa proses naturalisasinya ke timnas Indonesia sedang berlangsung.

Mauro kini membela klub FC Volendam U-21, dan sudah dipercaya untuk debut ke tim utama atau tim senior.

Top Skor Liga Belanda ini masih berusia 20 tahun, sehingga bisa menjadi alternatif untuk lini depan timnas Indonesia.

Sebagaimana diketahui, stok penyerang timnas Indonesia sangat minim, Patrick Kluivert kini hanya memiliki Rafael Struick, Ramadhan Sananta, dan Ole Romeny.

Di sisi lain, jauh sebelum menjalani proses naturalisasi, Mauro Zijlstra pernah melakukan wawancara dengan Yussa Nugraha.

Yussa Nugraha menanyakan pendapat Mauro tentang skuad timnas Indonesia saat ini yang diasuh oleh Patrick Kluivert.

Sejumlah nama populer sudah bergabung seperti Thom Haye, Ragnar Oratmangoen hingga Calvin Verdonk.

"Apa pendapatmu tentang timnas Indonesia?" tanya Yussa Nugraha.

Merespons hal tersebut, Mauro mengatakan bahwa antusias melihat perjuangan para pemain yang bekerja sangat keras dan bertahan dengan satu tim.

"Habis itu menyerang lagi, aku pikir di pertahanan sudah sangat bagus dengan 5 pemain bertahan," ujarnya.

Ia juga memperhatikan masing-masing kelebihan dari skuad timnas Indonesia saat ini.

"Aku pikir mereka sudah mempunyai defender yang cukup bagus sekarang, ada Mees Hilgers, Jay Idzes. Dan mereka adalah bek tengah yang sangat bagus," tutur Mauro.

"Ada Calvin Verdonk juga, jadi ya lini belakang dan tengah sudah bagus," tambahnya.

Sementara berbicara di lini depan atau striker, Mauro Zijlstra mengatakan bahwa timnas Indonesia belum mendapatkan pure striker.

"Rafael Struick dan Ragnar Oratmangoen lebih ke pemain sayap, mereka ditaruh di striker padahal bukan posisi asli mereka," terang Mauro.

"Dan Ole Romeny akan datang juga, dia sebenarnya juga pemain sayap, dia di FC Utrecht bermain di sayap kanan, jadi dia bukan benar-benar striker," tambahnya.

Melihat kondisi lini depan timnas Indonesia asuhan Patrick Kluivert yang belum memiliki pemain berposisi sebagai striker murni.

Mauro Zijlstra melihat ada kesempatan untuknya mendapat tempat di skuad Garuda.

"Jadi masih ada kesempatan untuk aku pergi bermain di sana, tapi ya harus juga masuk dengan sistem pelatih," ujarnya.

"Tapi menurut kamu, cocok nggak dengan sistem mereka?" tanya Yussa Nugraha.

Mauro Zijlstra optimis dengan mengatakan bahwa dirinya bisa beradaptasi dengan cepat untuk sistem di skuad Timnas Indonesia.

"Jadi aku lebih menjadi target man, aku harus kuat menahan bola, bagus dalam berduel. Kalau sekarang kita lihat strikernya buka sebagai target man, lebih banyak lari ke depan," bebernya.

"Jadi aku bisa bermain sebagai target man dan juga lari ke depan, aku bisa dua-duanya, jadi aku pikir bisa pas dengan sistem mereka," sambungnya. (ind)

 

 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:00
10:04
02:11
03:07
01:56
05:09

Viral