- Instagram/sjoerd_woudenberg
Alasan Pelatih Kiper Timnas Indonesia Sjoerd Woudenberg Hapus Foto Bersama Cyrus Margono
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih kiper Timnas Indonesia, Sjoerd Woudenberg, mengungkap alasannya menghapus foto bersama Cyrus Margono.
Pada Rabu (23/4/2025) kemarin, para fans Garuda dihebohkan dengan sebuah unggahan di media sosial Instagram oleh Sjoerd Woudenberg.
- Instagram @dewaunitedfc
Pelatih kiper Timnas Indonesia itu mengungkapkan bahwa dirinya sedang bersama Cyrus Margono, penjaga gawang keturunan Indonesia yang bermain di Liga Kosovo.
Margono merupakan kiper keturunan Indonesia-Amerika Serikat yang memutuskan menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) sejak Maret 2024.
Namun, Shin Tae-yong tidak pernah memerhatikannya dan enggan memanggil penjaga gawang yang pernah bermain untuk Panathinaikos B tersebut.
Kiper yang kini berusia 23 tahun itu membela klub yang berlaga di kasta tertinggi Liga Kosovo, KF Dukagjini.
- instagram.com/kfdukagjini
Sjoerd Woudenberg, yang memang diketahui sudah berada di Eropa belakangan ini setelah menemui Emil Audero di awal pekan ini, nyatanya menemui Margono.
“Sebagai pelatih kiper, itu adalah tugas saya untuk memantau setiap kemungkinan untuk Timnas Indonesia dan PSSI. Hari ini, saya menjalani sesi yang sangat baik dengan Cyrus Margono. Mari lihat apa yang akan terjadi di masa depan,” kata Woudenberg dalam unggahannya di Instagram pada Rabu (23/4/2025).
Namun demikian, mantan pelatih kiper Dewa United itu kemudian menghapus unggahan tersebut tak lama kemudian.
- Instagram - KF Dukagjini
Hal ini menimbulkan tanya di kalangan para suporter Timnas Indonesia, dan Sjoerd Woudenberg akhirnya tidak ragu untuk membeberkan alasannya.
Kepada @futboll_indonesiaa, Woudenberg menuturkan bahwa dirinya tidak ingin membuat spesial siapa pun. Sebab, dia juga menghapus foto saat bersama Emil Audero.
“Saya juga menghapus foto bersama Emil. Bukan maksud saya untuk memusatkan begitu banyak perhatian kepada satu atau dua penjaga gawang,” kata Woudenberg dalam pesannya kepada @futboll_indonesiaa.
“Karena setiap penjaga gawang itu penting. Itulah sebabnya saya menghapus kedua foto tersebut. Jika Anda melihat foto-foto lainnya, selalu ada semua penjaga gawang bersama-sama,” tambahnya.