- REUTERS/Daniele Mascolo
AC Milan Wajib Cuci Gudang, 3 Pemain Jelek Rossonerri Saat Dikalahkan Udinese 0-3 Ini Layak Dijual Musim Panas Nanti
Jakarta, tvOnenews.com - AC Milan dipaksa menelan kekalahan pahit saat dipermalukan Udinese dengan skor telak 0-3 di Stadion San Siro. Hasil ini menjadi tamparan keras bagi Rossoneri di pekan ke-32 Liga Italia.
Petaka Milan dimulai dari gol bunuh diri Davide Bartesaghi pada menit ke-27. Situasi semakin memburuk setelah Jurgen Ekkelenkamp dan Arthur Atta menambah keunggulan tim tamu.
Kekalahan ini membuat posisi Milan tertahan di peringkat ketiga klasemen sementara. Mereka kini tertinggal sembilan poin dari Inter Milan di puncak.
Udinese tampil disiplin sepanjang pertandingan dan mampu memanfaatkan celah di lini belakang Milan. Sebaliknya, serangan tuan rumah terlihat tumpul dan minim kreativitas.
Setelah tertinggal, Milan gagal bangkit dan justru kembali kebobolan. Ekkelenkamp mencetak gol lewat sundulan, sementara Atta menutup laga dengan penyelesaian yang tenang.
Hasil buruk ini memicu kekecewaan besar dari para pendukung di San Siro. Mereka menilai tim kehilangan karakter permainan yang selama ini menjadi identitas.
Di balik kekalahan tersebut, ada beberapa pemain yang tampil jauh dari harapan. Berikut tiga pemain yang mendapat sorotan tajam dan dinilai layak dipertimbangkan untuk dilepas pada bursa transfer musim panas.
Koni De Winter
Bek muda ini menjadi salah satu titik lemah di lini pertahanan Milan sepanjang pertandingan. Ia kerap terlihat ragu dalam mengambil keputusan saat menghadapi tekanan lawan.
- REUTERS/Daniele Mascolo
Kurangnya antisipasi membuat lawan leluasa menciptakan peluang berbahaya. Situasi tersebut berkontribusi pada lahirnya gol-gol Udinese.
Strahinja Pavlovic
Pavlovic kesulitan mengimbangi pergerakan cepat penyerang Udinese. Ia beberapa kali kalah duel dan kehilangan posisi krusial di lini belakang.
Kondisi ini membuat pertahanan Milan mudah ditembus dalam skema serangan balik. Penampilannya dinilai belum memenuhi ekspektasi sebagai benteng utama tim.
Rafael Leao
Di lini depan, Rafael Leao gagal menunjukkan performa terbaiknya. Ia kesulitan menembus pertahanan rapat yang diterapkan oleh Udinese.
Sejumlah peluang yang didapat tidak mampu dimaksimalkan dengan baik. Minimnya kontribusi membuatnya menjadi sasaran kritik dari para pendukung.