news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Striker Inter Milan Marcus Thuram.
Sumber :
  • REUTERS/Claudia Greco

Media Italia Peringatkan Inter Milan Jelang Hadapi Atalanta, Sebut Taktik Lawan Bisa Jadi Mimpi Buruk Nerazzurri

Pertandingan Inter Milan vs Atalanta pekan ke-29 Serie A diprediksi berlangsung sengit. Laga yang digelar di San Siro itu tidak hanya mempertemukan tim kuat.
Sabtu, 14 Maret 2026 - 07:18 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Pertandingan antara Inter Milan dan Atalanta pada pekan ke-29 Serie A diprediksi berlangsung sengit. Laga yang digelar di San Siro itu tidak hanya mempertemukan dua tim kuat, tetapi juga menghadirkan duel taktik yang menarik.

Menjelang pertandingan tersebut, sejumlah media Italia mulai menyoroti kekuatan Atalanta. Mereka menilai tim asal Bergamo itu memiliki karakter permainan yang sulit ditebak.

Salah satu media yang memberikan sorotan adalah Corriere di Bergamo. Dalam laporannya, Atalanta disebut sebagai tim yang mampu berubah-ubah layaknya bunglon di atas lapangan.

Pendekatan permainan yang fleksibel itu tidak lepas dari tangan dingin pelatih Raffaele Palladino. Ia dikenal sebagai pelatih yang gemar bereksperimen dengan berbagai variasi taktik.

Menurut laporan tersebut, kata kunci dari permainan Atalanta musim ini adalah fleksibilitas. Tim tidak terpaku pada satu pola permainan dan mampu menyesuaikan diri dengan situasi pertandingan.

Contohnya terlihat ketika Atalanta menghadapi Bayern Munich di ajang Liga Champions UEFA. Pada laga tersebut, Palladino berani menurunkan lima pemain dengan karakter menyerang sekaligus.

Dalam pertandingan itu, Atalanta bermain dengan formasi empat bek di lini pertahanan. Sementara Marten de Roon menjadi satu-satunya gelandang bertahan yang bertugas menjaga keseimbangan tim.

Pendekatan yang cukup berani tersebut memang tidak memberikan hasil yang diharapkan. Menghadapi tim sekelas Bayern Munich, strategi itu justru berujung pada kekalahan.

Meski demikian, filosofi permainan yang dibangun Palladino tidak berubah. Ia tetap mempertahankan konsep fleksibilitas sebagai dasar permainan timnya.

Menurut Corriere di Bergamo, konsep tersebut kemungkinan akan terus disempurnakan. Terlebih ketika Atalanta menghadapi Inter dalam laga penting akhir pekan ini.

Selain pendekatan taktik, kekuatan Atalanta juga terletak pada fleksibilitas para pemainnya. Beberapa pemain dalam skuad mampu mengisi lebih dari satu posisi di lapangan.

Yunus Musah, misalnya, dapat dimainkan di sektor sayap maupun di lini tengah. Fleksibilitas itu memberi pelatih lebih banyak pilihan dalam merancang strategi pertandingan.

Hal serupa juga dimiliki oleh Nicola Zalewski yang bisa berperan sebagai winger ataupun bek sayap menyerang. Kehadirannya membuat pola permainan Atalanta bisa berubah dengan cepat selama pertandingan.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:55
01:48
03:02
04:57
01:21
02:42

Viral