- glimt.no
Mantan Terindah AC Milan Berulah di Liga Champions, Jens Petter Hauge Kubur Mimpi Inter dan Pepet Erling Haaland dalam Daftar Top Skor
Jakarta, tvOnenews.com – San Siro kembali menjadi saksi kisah istimewa dalam perjalanan karier Jens Petter Hauge. Enam tahun setelah pertama kali mencuri perhatian di stadion megah itu, ia datang lagi dan menulis cerita baru yang tak kalah dramatis.
Bagi Hauge, San Siro bukan sekadar arena pertandingan. Tempat itu menjadi titik balik yang mengubah arah hidupnya dan membawanya menembus panggung sepak bola Eropa.
Seperti ditulis La Gazzetta dello Sport, stadion ini pernah membalikkan dunianya dalam semalam. Saat masih membela Bodo/Glimt, aksi gemilangnya membuat para petinggi AC Milan jatuh hati.
Satu gol pada laga play-off Liga Europa kala itu menjadi penentu segalanya. Penampilan tersebut diyakini cukup untuk meyakinkan Paolo Maldini bergerak cepat mengamankan tanda tangannya.
Waktu berlalu dan jalan kariernya berkelok melintasi berbagai negara. Namun benang merahnya tetap sama, San Siro selalu menghadirkan momen yang sulit dilupakan.
Pada laga terbaru, Hauge kembali menginjak rumput stadion kebanggaan Kota Milan tersebut. Kali ini ia mencetak gol ke gawang Inter Milan dalam laga yang terasa seperti derby personal melawan rival sekota mantan klubnya.
Gol tersebut menambah koleksinya menjadi enam di Liga Champions musim ini. Catatan itu hanya terpaut satu gol dari Erling Haaland dan sejajar dengan Victor Osimhen serta Gabriel Martinelli.
Dua gol ia sarangkan ke gawang Tottenham dan dua lainnya ke Inter. Sementara masing-masing satu gol lahir saat menghadapi Borussia Dortmund dan Manchester City.
Di balik gemerlap malam Liga Champions, Hauge tetaplah pemuda sederhana dari kota kecil di utara Norwegia. Ia tumbuh di wilayah dekat Lingkar Arktik, tempat musim dingin terasa panjang dan cahaya matahari menjadi kemewahan.
Kota kelahirannya hanya dihuni sekitar 50 ribu orang. Stadion lokalnya pun berkapasitas tak lebih dari 8.000 penonton, jauh berbeda dengan atmosfer megah San Siro.
Sebelum setiap pertandingan, para pemain Bodø selalu berkumpul membentuk lingkaran kecil di tepi lapangan. Sang kapten biasanya memberikan pidato singkat untuk membakar semangat sebelum laga dimulai.