news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Presiden Inter Milan, Beppe Marotta.
Sumber :
  • Inter.it

Jurnalis Top Italia Bela Mati-matian Presiden Inter Milan Usai Muncul Teori Marotta League di Tengah Moncernya Nerazzurri

Teori Marotta League menjadi perbincangan hangat di Italia. Isu tersebut menyeret Presiden Inter Milan, Beppe Marotta yang dituding memiliki pengaruh besar.
Selasa, 24 Februari 2026 - 22:52 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Teori konspirasi bertajuk “Marotta League” kembali menjadi perbincangan hangat di Italia. Isu tersebut menyeret nama Presiden Inter Milan, Beppe Marotta, sebagai sosok yang dituding memiliki pengaruh besar terhadap jalannya Serie A.

Tudingan itu langsung mendapat respons keras dari jurnalis senior Italia, Ivan Zazzaroni. Direktur Corriere dello Sport tersebut secara terbuka menertawakan narasi yang berkembang di media sosial.

Dalam podcast Numer1 yang dikutip sejumlah media Italia, Zazzaroni menyampaikan pandangannya tanpa tedeng aling-aling. Ia menilai teori tersebut lebih mirip keresahan kolektif daripada fakta yang benar-benar bisa dibuktikan.

Menurutnya, jika benar ada yang disebut “Marotta League”, maka pihak lainlah yang seharusnya dipertanyakan. Ia menyindir para direktur klub rival yang seolah membiarkan Marotta bekerja tanpa perlawanan berarti.

“Kalau memang ada Marotta League, berarti para direktur lain yang salah karena membiarkan seorang direktur berpengalaman 40 tahun melakukan apa yang dia mau,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa Marotta hanya menjalankan tugas profesionalnya seperti biasa.

Nama Marotta sendiri memang bukan figur sembarangan di sepak bola Italia. Ia dikenal sebagai arsitek penting di balik kebangkitan Juventus pasca skandal Calciopoli.

Pada periode 2010 hingga 2018, Juventus meraih tujuh gelar Serie A secara beruntun di bawah manajemen yang ia bangun. Rekor tersebut menjadi salah satu era dominasi terpanjang dalam sejarah liga Italia.

Setelah berpisah dengan Juventus pada 2018, Marotta melanjutkan kiprahnya bersama Inter Milan. Kepindahannya sempat memunculkan tanda tanya, namun hasil kerja berbicara lebih lantang daripada keraguan.

Dengan pendekatan yang dikenal efisien dan terukur, ia membangun skuad kompetitif tanpa belanja berlebihan. Dalam enam musim terakhir, Inter berhasil meraih dua gelar liga dan kembali menjelma sebagai kekuatan utama di Italia.

Musim ini, Inter bahkan berada di jalur kuat menuju Scudetto berikutnya. Keunggulan poin yang signifikan atas rival terdekat membuat peluang itu semakin terbuka lebar.

Namun, justru keberhasilan tersebut yang memicu kecurigaan sebagian pihak. Narasi bahwa Marotta memiliki “kekuasaan tersembunyi” di balik layar pun berkembang liar di ruang publik.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:30
02:18
02:01
01:20
05:27
04:09

Viral