news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Maarten Paes di Ajax Amsterdam.
Sumber :
  • Instagram @maartenpaes

Pengakuan Jujur Pelatih Ajax Usai Dikalahkan NEC Nijmegen, Sindir Maarten Paes?

Pelatih Ajax, Fred Grim, mengakui timnya kalah duel dan fisik saat ditahan NEC Nijmegen 1-1 di Eredivisie. Apakah komentarnya menyindir debut Maarten Paes?
Minggu, 22 Februari 2026 - 20:49 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Pelatih Ajax Amsterdam, Fred Grim, tak menutupi rasa kecewanya setelah timnya hanya bermain imbang 1-1 melawan NEC Nijmegen dalam lanjutan Eredivisie, Minggu (22/2) dini hari WIB.

Bermain di Johan Cruijff ArenA, Ajax sebenarnya sempat berada di atas angin.

Mereka tampil cukup dominan pada babak pertama dan berhasil membuka keunggulan lebih dulu. Namun selepas turun minum, arah pertandingan berubah drastis.

Pada laga tersebut, kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, menjalani debutnya sebagai pemain anyar Ajax.

Ia dipercaya tampil sejak menit awal dan menunjukkan performa yang cukup solid di bawah mistar.

Meski begitu, hasil akhir tetap membuat tuan rumah gagal mengamankan tiga poin.

Grim menilai timnya kehilangan kendali permainan di babak kedua. NEC tampil lebih agresif, berani menekan tinggi, serta unggul dalam duel-duel fisik maupun perebutan bola kedua.

“Kami memang sempat unggul, tapi setelah jeda saya melihat NEC jauh lebih dominan. Kami kebobolan dan setelah itu bekerja keras untuk menyelamatkan hasil. Hasil imbang mungkin yang tertinggi bisa kami dapatkan, tetapi sebagai Ajax Anda harusnya menang di sini,” ujar Grim dikutip dari Sportnieuws.nl

Pernyataan itu menggambarkan betapa besar ekspektasi terhadap klub sekelas Ajax, yang secara tradisi selalu menargetkan kemenangan, terlebih saat bermain di kandang sendiri.

Lebih lanjut, Grim secara terang-terangan menyoroti perbedaan kekuatan fisik kedua tim.

Ia menyebut NEC memiliki lebih banyak pemain yang unggul dalam aspek duel dan tenaga.

“Kalau melihat perebutan bola kedua dan cara beberapa pemain NEC mencari ruang dengan kekuatan penuh, di situ saya pikir ada perbedaannya. Di NEC ada lebih banyak ‘kerels’ (pemain kuat secara fisik). Itu juga soal tipe pemain,” tegasnya.

Ucapan tersebut sempat memunculkan spekulasi, apakah komentar Grim juga menyentil lini belakangnya sendiri, termasuk Paes.

Namun jika melihat jalannya laga, kiper berusia 27 tahun itu justru beberapa kali melakukan penyelamatan penting untuk mencegah kebobolan tambahan.

Masalah utama Ajax tampak lebih pada transisi dan duel lini tengah ketimbang performa penjaga gawang.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

21:54
05:06
03:36
29:02
04:42
05:28

Viral