- REUTERS/Manon Cruz
Luciano Spalletti Semprot Juventus usai Dipermalukan Como: Musuh Kami Adalah Diri Sendiri
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, menyemprot anak-anak asuhnya setelah kekalahan dari Como. Dia menekankan bahwa musuh utama skuadnya adalah diri sendiri.
Si Nyonya Tua tak mampu bangkit dari rangkaian hasil minor. Mereka baru saja menelan kekalahan keempatnya dari lima laga terakhir di semua ajang usai ditumbangkan oleh Como.
Lebih jauh lagi, Juve tak pernah menang dalam lima laga tersebut. Nestapa Bianconeri berlanjut pada Sabtu (21/2/2026) malam kemarin WIB saat menjamu Como di Allianz Stadium, Turin.
Kesalahan para pemain bertahan dan penjaga gawang berujung kepada kekalahan dengan skor 0-2. Mergim Vojvoda dan Maxence Caqueret membantu Lariani meraih tiga poin penuh dari Turin.
Spalletti menyadari bahwa kekalahan itu membuktikan keterpurukan Juve. Dia menyoroti kesalahan para pemainnya yang membuat perbedaan.
“Performa itu juga didikte oleh gol pertama, karena insiden membuat perbedaan,” kata Spalletti kepada DAZN Italia.
“Kami mencoba untuk kembali ke dalam permainan, dengan pressing individual, namun mereka memaksa kami untuk mengejar dengan kualitas dan penguasaan bola mereka. Ketika Anda kebobolan gol seperti itu 13 kali, Anda membayar untuk jangka panjang,” tambahnya.
Spalletti menekankan bagaimana itu memberikan dampak kepada kepercayaan diri Juventus. Kesalahan semacam itu memberikan dampak melebihi dari permainan itu sendiri.
“Ada saat-saat di mana kami memiliki antusiasme dan beberapa penampilan yang luar biasa, kemudian ketika itu hilang, kepercayaan diri pun ikut hilang, kesalahan-kesalahan terbukti merugikan, dan menjadi sulit untuk bereaksi secara psikologis,” tambah Spalletti.
“Beginilah cara kerjanya di benak para pemain, ada terlalu banyak tekanan atas hasil-hasil terakhir, dan momen-momen seperti inilah yang membuat perbedaan,” tukasnya.
“Dalam hal ini, lawan kita adalah diri kita sendiri. Jika kita bisa menyelesaikan beberapa hal di tingkat psikologis dan teknis, maka kita bisa menunjukkan kemampuan kita. Jika ini level kita, maka kita akan kalah dan tidak bisa memiliki ambisi untuk meraih hasil apa pun,” aku Spalletti.
Juventus kini berada di peringkat kelima dengan ketertinggalan satu poin dari AS Roma. Namun, itu bisa diperpanjang menjadi empat poin karena Giallorossi belum bermain melawan Cremonese.