- ANTARA/AFP/DARREN STAPLES/DARREN STAPLES
Terungkap! Jurgen Klopp Tolak MU, Agen Malah Buka Peluang Latih Timnas Inggris
Jakarta, tvOnenews.com - Spekulasi mengenai masa depan Jurgen Klopp kembali mencuat setelah sang pelatih meninggalkan Liverpool pada musim panas 2024. Pelatih asal Jerman itu memilih mundur setelah hampir satu dekade menangani The Reds demi beristirahat dari tekanan dunia kepelatihan.
Kini, Klopp menjalani peran baru sebagai kepala sepak bola global di grup Red Bull. Keputusan tersebut menjadi bagian dari perubahan besar dalam kariernya, sekaligus membuka babak baru setelah sukses besar bersama Liverpool.
Agen Klopp, Marc Kosicke, mengungkapkan bahwa kliennya sebenarnya masih diminati banyak klub top Eropa. Bahkan, sejumlah raksasa Premier League dikabarkan sempat mencoba membujuknya kembali ke bangku pelatih.
Namun, hingga saat ini Klopp disebut belum memiliki keinginan untuk kembali melatih. Ia menikmati perannya di manajemen sepak bola yang memberinya perspektif lebih luas di luar lapangan.
Kosicke juga menyebut Klopp pernah berpeluang menangani tim nasional besar sebelum menerima tawaran Red Bull. Timnas Inggris, Amerika Serikat, hingga Jerman sempat membuka peluang bekerja sama dengan mantan pelatih Borussia Dortmund tersebut.
“Saat ini, saya tidak melihat hal itu akan terjadi, karena dia sangat senang dengan peran barunya dan lingkungan ini," ujar Kosicke dikutip dari Mirror.
“Mungkin suatu saat nanti dia akan mengatakan bahwa dia perlu mencium aroma ruang ganti lagi. Tapi saat ini dia sangat, sangat bahagia dengan perannya. Sebelum bergabung dengan Red Bull, Jurgen bisa saja melatih tim nasional AS atau Inggris. Mungkin juga Jerman, jika Julian Nagelsmann belum ada di sana.”
Selain tim nasional, klub-klub besar juga disebut mencoba mendekatinya. Manchester United dan Chelsea menjadi dua tim yang tertarik, meskipun Klopp menolak kemungkinan melatih klub Inggris selain Liverpool.
“Bahkan Chelsea dan Manchester United pun menanyakan tentang dirinya, meskipun Jurgen telah menyatakan dengan jelas bahwa ia tidak akan melatih klub lain di Inggris. Pertanyaan-pertanyaan ini belum berhenti. Jurgen telah mengalami metamorfosis, beralih dari seorang pelatih dengan perspektif luas menuju tanggung jawab manajemen yang lebih besar," katanya.
Meski demikian, pihak Chelsea dikabarkan membantah kabar tersebut. Di sisi lain, Bayern Munich juga sempat berusaha merekrut Klopp dalam beberapa kesempatan berbeda.
“Bayern hampir saja merekrut kami dua kali," ucap Kosicke.
“Sekali pada tahun 2008: Uli Hoeness menginginkan Jurgen Klopp, tetapi Karl-Heinz Rummenigge menginginkan Jurgen Klinsmann.”
Upaya lain terjadi saat Bayern sedang mencari pelatih baru beberapa tahun lalu. Namun, situasi tidak memungkinkan Klopp untuk meninggalkan Liverpool saat itu.
“Dan setelah Niko Kovac (yang dipecat pada November 2019), ketika Jurgen berada di Liverpool, mereka mendekati kami lagi. Tidak ada yang menyangka segalanya akan sesukses ini dengan (bos Bayern Munich nantinya) Hansi Flick. Momentum yang tepat memang tidak ada.”
Sementara itu, Klopp juga sempat dikaitkan dengan Real Madrid dalam beberapa bulan terakhir. Namun, pelatih berusia 58 tahun itu menegaskan belum memiliki rencana kembali melatih dalam waktu dekat.
“Saya tidak berharap untuk mengubah pikiran saya, tetapi saya tidak tahu.”
“Saat ini kami sedang membangun rumah dan istri saya ingin memiliki ruang piala yang sangat besar. Ada ruangan kecil lain dan saya berkata, 'Ini sudah cukup karena kita tahu berapa banyak piala yang kita miliki, kita tidak akan menambahkannya lagi.'”
Klopp juga menegaskan bahwa dirinya tidak merasa wajib terus melatih hingga akhir karier. Ia mengaku sudah cukup puas dengan pencapaian yang diraih selama ini.
“Mungkin terdengar arogan, tapi saya tahu saya bisa melatih tim sepak bola. Tapi saya tidak perlu melakukannya sampai hari terakhir saya.” (fan)