news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Inter Milan mengalahkan Juventus 3-2.
Sumber :
  • REUTERS/Daniele Mascolo

Ketua DPR Italia Pasang Badan untuk Inter Milan usai Kontroversi Kontra Juventus: Mencuri dari Pencuri Itu Tak Apa-Apa

Politisi Italia, Ignazio La Russa, pasang badan untuk Inter Milan imbas kontroversi kartu merah Pierre Kalulu di laga kontra Juventus. Tindakan Alessandro Bastoni banyak dikecam publik setelah laga.
Senin, 16 Februari 2026 - 11:37 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Politisi Italia, Ignazio La Russa, pasang badan untuk Inter Milan imbas kontroversi kartu merah Pierre Kalulu di laga kontra Juventus. Tindakan Alessandro Bastoni banyak dikecam publik setelah laga.

Nerazzurri berhasil mengklaim kemenangan dengan skor 3-2 dalam duel bertajuk Derby d’Italia di Stadio San Siro, Minggu (15/2/2026) dini hari WIB. Gol Piotr Zielinski menjadi penentu kemenangan namun kartu merah Kalulu memengaruhi jalannya permainan sejak akhir babak pertama.

Banyak yang mengkritik Bastoni dalam insiden kartu merah Kalulu karena dinilai diving. Hal itu pun diakui oleh penunjuk wasit Gianluca Rocchi.

Bastoni diakui melakukan diving, namun wasit Federico La Penna tidak bisa mencabut kartu kuning kedua untuk Kalulu. Sebab, VAR hanya membolehkan untuk digunakan dalam kartu merah langsung.

Inter menjadi sasaran kritikan publik karena aksi Bastoni. Mantan Perdana Menteri Italia, Enrico Letta, bahkan meminta agar Bastoni tidak usah dipanggil lagi ke Timnas Italia.

“Bastoni seharusnya tidak usah lagi dipanggil ke tim nasional,” kata Letta dalam cuitannya di media sosial X. Letta sendiri dikabarkan adalah seorang fans AC Milan, menurut laporan dari Adnkronos.

Pembahasan Derby d’Italia juga mencuat di kalangan politisi lainnya. Selain Letta, Presiden Senat Italia, Ignazio La Russsa, pasang badan untuk Inter Milan.

Senat Italia adalah parlemen setara dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di Indonesia. Mereka adalah pengatur undang-undang di Italia.

La Russa merupakan seorang penggemar berat Inter, menurut Adnkronos. Menurutnya, tindakan Bastoni bisa dibenarkan karena lawannya adalah Juve.

Dia mengibaratkan bahwa mencuri dari pencuri adalah tindakan yang bisa dibenarkan. Sebab, di masa lalu, Juve sering diuntungkan oleh wasit.

“Mencuri dari rumah orang yang merupakan pencuri tidaklah seserius itu. Kami masih diutangi,” katanya kepada Telelombardia.

“Setelah 1-1, kami menghantam tiang dua kali, dan dengan 11 pemain, kami bisa menang dengan tiga gol, itulah impresi saya,” tambahnya.

La Russa menekankan bahwa publik tak bisa berfokus kepada satu insiden. Yang ada, menang dengan cara seperti ini atas Juve adalah kesenangan ganda baginya.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

07:43
16:23
04:15
50:38
04:41
10:49

Viral