news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gelandang AC Milan, Ardon Jashari.
Sumber :
  • AC Milan

Perlahan tapi Pasti, Investasi 38 Juta Euro AC Milan Mulai Terbayar: Sang Penerus Pirlo Tunjukkan Kualitas di Bawah Mentor Modric

Musim pertama Ardon Jashari bersama AC Milanberjalan jauh dari kata mulus. Berbagai rintangan datang dan membuat proses adaptasinya di San Siro terasa berat.
Senin, 9 Februari 2026 - 14:04 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Musim pertama Ardon Jashari bersama AC Milan sejauh ini berjalan jauh dari kata mulus. Berbagai rintangan datang silih berganti dan membuat proses adaptasinya di San Siro terasa berat sejak awal.

Proses transfer Jashari sendiri sudah menyita banyak energi sebelum ia benar-benar mengenakan seragam merah hitam. Negosiasi panjang antara Milan dan Club Brugge yang berlangsung selama berbulan-bulan sempat membuat kepindahannya berada di ujung tanduk.

Ketika akhirnya resmi bergabung, tantangan belum berhenti di situ. Enam bulan pertamanya di Milan diwarnai ketidakstabilan performa serta situasi yang naik turun.

Harapan besar langsung dibebankan di pundaknya seiring banderol mahal yang mencapai 38 juta euro. Status tersebut membuat setiap sentuhan dan penampilannya tak luput dari sorotan publik.

Situasi semakin rumit ketika Jashari mengalami cedera patah kaki dalam sesi latihan pada akhir Agustus. Cedera tersebut memaksanya menepi lebih dari dua setengah bulan dan menghentikan proses adaptasi yang baru saja dimulai.

Ia baru bisa kembali merumput pada akhir November dengan kondisi fisik yang belum sepenuhnya ideal. Sejak saat itu, fokus utama Jashari adalah menemukan kembali ritme permainan dan membangun kepercayaan diri.

Perlahan tapi pasti, gelandang asal Swiss tersebut mulai menapaki kembali jalannya. Dilansir dari Sempremilan, ia bekerja dari bawah dan berusaha naik dalam urutan pemain yang dipercaya tampil oleh pelatih Massimiliano Allegri.

Namun, persaingan di lini tengah Milan bukan perkara sederhana. Di depannya berdiri Luka Modric, legenda hidup sepak bola yang meski berusia 40 tahun masih menjadi pusat kendali permainan.

Bagi Jashari, situasi ini menuntut kesabaran ekstra. Ia dituntut belajar, mengamati, dan menyerap pengalaman dari salah satu gelandang terbaik dalam sejarah sepak bola modern.

Allegri sendiri menyadari potensi besar yang dimiliki Jashari. Sang pelatih melihat kualitas teknis, visi bermain, serta karakter kuat yang bisa berkembang seiring waktu dan menit bermain.

Dalam beberapa penampilan terakhir, tanda-tanda kebangkitan mulai terlihat. Jashari tampil dengan determinasi lebih kuat, berani dalam duel, dan tidak ragu mengambil tanggung jawab.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

06:24
01:11
03:11
07:15
06:13
15:24

Viral