- instagram.com/ittihadclub.sa
Sudah Sepakat Tinggalkan Arab, Inter Milan Nyaris Ciptakan Kejutan di Bursa Transfer Andai Negosiasi Moussa Diaby Tak Ditolak Al-Ittihad
Jakarta, tvOnenews.com – Inter Milan ternyata nyaris menciptakan kejutan besar pada bursa transfer Januari lalu. Klub asal Milan itu hampir saja mengamankan jasa bintang Al-Ittihad, Moussa Diaby, sebelum proses kepindahan tersebut mendadak terhenti.
Kabar ini mencuat dari laporan FCInter1908. Dalam laporan tersebut, Diaby bahkan disebut sangat ingin kembali merasakan atmosfer sepak bola Eropa.
Keinginan itu muncul kurang dari dua tahun setelah Diaby meninggalkan Aston Villa dan memilih melanjutkan karier ke Arab Saudi. Meski hijrah ke Timur Tengah menawarkan stabilitas finansial, kerinduan terhadap kompetisi elite Eropa rupanya masih membekas.
Diaby menilai Inter Milan sebagai destinasi ideal untuk menghidupkan kembali kariernya di level tertinggi. Kesempatan bermain di Serie A serta tampil di kompetisi Eropa menjadi daya tarik utama bagi winger asal Prancis tersebut.
Bukan sekadar rumor, Diaby dilaporkan telah mencapai kesepakatan personal dengan pihak Inter Milan. Pembicaraan mengenai kontrak dan peran di dalam tim bahkan sudah dibahas secara rinci.
Pemain berusia 26 tahun itu juga sempat berdiskusi langsung dengan pelatih Inter, Cristian Chivu. Dalam percakapan tersebut, Chivu memaparkan gambaran peran yang akan diemban Diaby di Stadion San Siro.
Pelatih berusia 45 tahun itu menilai Diaby sebagai tambahan penting bagi sektor sayap kanan Inter. Ia dianggap mampu memberikan kecepatan, kreativitas, serta efektivitas yang lebih baik dibandingkan opsi yang tersedia saat ini.
Secara teknis, Inter memang melihat Diaby sebagai peningkatan kualitas dibandingkan Luis Henrique. Kehadirannya diyakini dapat memberikan dimensi baru dalam skema permainan Nerazzurri.
Sayangnya, keseriusan Inter tidak sepenuhnya diimbangi oleh sikap Al-Ittihad. Klub asal Arab Saudi tersebut bersikeras mempertahankan sang pemain dan mematok syarat yang dinilai sulit dipenuhi.
Inter awalnya mengajukan proposal peminjaman dengan opsi pembelian di akhir musim. Tawaran tersebut langsung ditolak karena tidak sesuai dengan tuntutan Al-Ittihad.
Sebagai respons, Inter kemudian menyusun proposal baru dengan memasukkan sejumlah klausul bersyarat. Klausul tersebut dirancang agar status pembelian Diaby berubah menjadi wajib apabila syarat tertentu terpenuhi.