- Instagram @jayidzes
Kaget Nilainya Meroket 4 Kali Lipat, Jay Idzes Dijuluki Permata Sassuolo oleh Media Italia
tvOnenews.com - Media Italia dibuat tercengang dengan lonjakan nilai pasar Jay Idzes dalam waktu singkat.
Bek Timnas Indonesia itu kini disebut sebagai permata Sassuolo, setelah kontribusinya di lini belakang membuat nilai duet pertahanan klub melonjak drastis hingga empat kali lipat dari harga beli awal.
Julukan prestisius tersebut datang dari Sassuolo News, yang menyoroti kecerdikan manajemen Sassuolo dalam merekrut duet bek tengah Jay Idzes dan Tarik Muharemovic.
- Instagram @jayidzes
Dalam laporan mereka, Sassuolo disebut hanya mengeluarkan dana sekitar €10–11 juta, namun kini duet tersebut sudah ditaksir bernilai total €40 juta.
"Idzes-Muharemovic, permata Sassuolo: nilainya meningkat empat kali lipat dibandingkan harga pembeliannya," tulis media Italia, Sassuolo News, dalam tajuk laporannya.
Sassuolo merekrut Tarik Muharemovic dari Serie B dengan mahar sekitar €2,5–3 juta, disertai klausul 50 persen hasil penjualan yang akan diberikan kepada Juventus.
Sementara Jay Idzes didatangkan dari Venezia pada musim panas lalu dengan biaya sekitar €8 juta plus bonus.
Dengan total investasi yang relatif minim, klub asal Emilia Romagna itu kini menikmati hasil luar biasa.
- instagram Jay Idzes
Media Italia, termasuk TMW, menilai duet bek tengah tersebut sebagai salah satu investasi paling sukses Sassuolo dalam beberapa musim terakhir.
"Bermain bersama Muharemovic di lini pertahanan tengah Sassuolo adalah Jay Idzes, bek tengah kelahiran tahun 2000 dan figur kunci di tim nasional Indonesia. Setelah dua tahun di Venezia, klub Emilia Romagna itu merekrutnya musim panas lalu dengan harga €8 juta ditambah bonus," kata media Italia itu.
Jay Idzes, bek kelahiran 2000 sekaligus figur penting Timnas Indonesia, perlahan tapi pasti menjelma menjadi tulang punggung pertahanan Sassuolo.
Meski sempat duduk di bangku cadangan pada laga debutnya, Idzes langsung dipercaya tampil penuh selama 16 pertandingan beruntun setelahnya.
- Sassuolo / instagram Jay Idzes
Di bawah arahan Fabio Grosso, Idzes berkembang pesat dan tampil konsisten. Performa solidnya membuat nilai pasarnya ikut terkerek tajam, seiring meningkatnya reputasi Sassuolo di kompetisi domestik.
"Resmi dikontrak pada 9 Agustus, Idzes duduk di bangku cadangan pada pertandingan debutnya dan kemudian bermain penuh selama 90 menit di setiap enam belas pertandingan berikutnya. Dia adalah pilar pertahanan Grosso, dan nilai pasarnya juga meningkat pesat," ulas mereka.
Chemistry Idzes dengan Muharemovic juga mendapat pengakuan langsung dari sang partner.
Dalam sebuah wawancara, Muharemovic dengan percaya diri menyebut duet mereka sebagai salah satu yang terbaik di liga.
“Kami hanya melakukan pekerjaan kami. Kami berbicara setiap hari dan tahu bahwa kami kuat,” ujar Muharemovic.
“Kami melakukan pekerjaan kami, kami melakukan apa yang kami tahu cara melakukannya. Kami berbicara setiap hari. Kami tahu kami kuat, dan kami ingin menunjukkannya kepada semua orang, karena mungkin beberapa orang tidak mempercayai kami, tetapi musim masih panjang, dan saya berharap untuk menunjukkan lebih banyak lagi,” lanjutnya.
Pernyataan itu seolah mengonfirmasi penilaian media Italia yang menyebut duet Idzes–Muharemovic sebagai “duet emas” Sassuolo.
Lonjakan nilai Jay Idzes bukan hanya menjadi kebanggaan Sassuolo, tetapi juga membawa dampak besar bagi Timnas Indonesia.
Dengan status sebagai bek utama klub Serie A dan nilai pasar yang meroket, posisi Idzes kini semakin diperhitungkan di level Eropa. (asl)