- REUTERS/Guglielmo Mangiapane
Bursa Transfer Inter Milan: 1 Bek Bakal Hengkang, Nerazzurri Cari Pengganti yang Mirip Bastoni Musim Dingin Nanti
Jakarta, tvOnenews.com - Inter Milan berpotensi menghadapi perubahan besar dalam strategi transfer mereka pada bursa Januari mendatang. Situasi ini muncul seiring kemungkinan hengkangnya bek senior Stefan de Vrij di tengah musim kompetisi.
Nama De Vrij kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan dari media Italia yang menyebut sang pemain membuka peluang untuk mencari klub baru. Bek asal Belanda itu dikabarkan menginginkan menit bermain yang lebih konsisten demi menjaga peluang tampil di Piala Dunia berikutnya.
Selama ini, De Vrij memang bukan lagi pilihan utama di lini belakang Inter. Persaingan ketat serta rotasi yang diterapkan pelatih Cristian Chivu membuat perannya tidak sekuat musim-musim sebelumnya.
Kondisi tersebut memunculkan spekulasi bahwa Januari bisa menjadi momen krusial bagi masa depannya. Jika tawaran yang tepat datang dan situasi tak kunjung berubah, pintu keluar pun berpotensi terbuka.
Menurut laporan Corriere dello Sport, baik Inter maupun Chivu sejatinya masih ingin mempertahankan De Vrij. Pengalaman serta kepemimpinannya dianggap tetap bernilai, terutama di ruang ganti dan pada laga-laga besar.
Namun, media tersebut juga menekankan bahwa mempertahankan pemain yang merasa tidak puas bisa berdampak negatif bagi keseimbangan tim. Dalam konteks ini, perpisahan dinilai sebagai opsi realistis jika semua pihak sepakat.
Jika De Vrij benar-benar angkat kaki, Inter hampir pasti harus bergerak di pasar transfer. Kehilangan satu bek senior akan menciptakan celah yang tidak bisa dibiarkan terlalu lama.
Menariknya, Inter tidak serta-merta akan mencari bek tengah dengan profil klasik. Manajemen disebut lebih condong memburu bek tengah kiri atau braccetto yang sesuai dengan sistem permainan Chivu.
Profil tersebut dibutuhkan untuk menjadi alternatif langsung bagi Alessandro Bastoni. Selama ini, Bastoni nyaris tak tergantikan di sisi kiri pertahanan Nerazzurri.
Masalah lain yang juga ingin diatasi Inter adalah minimnya pelapis alami di sektor kiri. Absennya deputi murni untuk Federico Dimarco membuat Carlos Augusto kerap harus berbagi peran.
Situasi itu dinilai kurang ideal, terutama ketika jadwal pertandingan semakin padat. Kehadiran pemain dengan spesialisasi yang jelas diyakini mampu menjaga keseimbangan taktik tim.