- REUTERS/Alessandro Garofalo
AC Milan Dirugikan Wasit, Pengamat Sebut Gol Pulisic ke Gawang Sassuolo Sah dan Rossoneri Harusnya Menang 3-2
Jakarta, tvOnenews.com - Kontroversi kembali menyelimuti AC Milan setelah laga melawan Sassuolo diwarnai keputusan wasit yang menuai polemik. Gol Christian Pulisic yang sempat membuat publik San Siro bersorak justru dianulir dan memicu perdebatan panjang.
Insiden tersebut langsung menjadi sorotan utama media Italia karena dinilai berpengaruh besar terhadap hasil akhir pertandingan. Banyak pihak menilai Rossoneri kembali dirugikan oleh kepemimpinan wasit, sesuatu yang berulang kali terjadi sepanjang musim ini.
Menurut laporan MilanNews, pertandingan tersebut sejak awal memang berlangsung dalam tensi tinggi dan diwarnai sejumlah keputusan yang membingungkan. Bahkan, bukan hanya Milan yang merasa dirugikan, Sassuolo pun sempat terdampak oleh inkonsistensi sang pengadil lapangan.
Laga ini dipimpin oleh Valerio Crezzini, wasit muda yang baru pertama kali mendapat tugas memimpin pertandingan di San Siro. Minimnya pengalaman di stadion sebesar itu disebut menjadi salah satu faktor mengapa jalannya laga terlihat kurang terkendali.
Masalah mulai muncul bahkan sebelum pertandingan berjalan dua menit. Crezzini gagal memberikan kartu kuning kepada Alexis Saelemaekers atas pelanggaran keras terhadap Muharemovic, keputusan yang dianggap sebagai awal hilangnya kontrol pertandingan.
Sejak saat itu, standar pelanggaran terlihat tidak konsisten dan sulit diprediksi. Para pemain dari kedua tim pun tampak kebingungan membaca batas toleransi yang diterapkan wasit.
Puncak kontroversi terjadi pada babak kedua ketika Christian Pulisic mencetak gol yang seharusnya membawa Milan unggul 3-1. Gol tersebut dianulir karena wasit menilai Ruben Loftus-Cheek melakukan dorongan terhadap Candé sebelum proses gol terjadi.
Keputusan itu langsung memantik reaksi keras dari para pemain Milan dan suporter di stadion. Tayangan ulang justru memperlihatkan kontak yang sangat minimal, bahkan Candé dinilai terlalu mudah terjatuh dalam duel tersebut.
Analis wasit DAZN, Luca Marelli, kemudian angkat bicara dan menyebut keputusan tersebut keliru. Menurutnya, wasit membiarkan permainan berjalan hingga bola masuk ke gawang sebelum akhirnya meniup peluit, sebuah indikasi bahwa pelanggaran itu tidak jelas.
Marelli menegaskan insiden tersebut merupakan dinamika lapangan yang tidak dapat dikoreksi oleh VAR. Ia juga menilai sentuhan Loftus-Cheek sama sekali tidak memenuhi unsur dorongan yang layak membatalkan gol.