- Lega Serie A
Direktur Juventus Langsung Diminta Mundur usai Pemain Timnas Indonesia Jay Idzes Dikabarkan Masuk Radar Bianconeri
Jakarta, tvOnenews.com - Direktur Juventus, Cristiano Giuntoli, diminta untuk mundur seiring dengan munculnya kabar ketertarikan Bianconeri terhadap pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes.
Si Nyonya Tua masih berburu bek tengah di bursa transfer musim dingin, yang akan segera ditutup pada Senin (3/2/2025) esok.
Mereka telah mencari bek tengah baru di bursa transfer ini karena cedera ligamen lutut anterior (ACL) yang menimpa Gleison Bremer dan Juan Cabal.
Pada Januari lalu, Juve telah mendatangkan Renato Veiga dan Alberto Costa untuk berusaha menutupi kekurangan di lini pertahanan.
Namun, Pierre Kalulu kemudian cedera pada saat Juve kalah 0-2 dari Benfica pada Kamis (30/1/2025) dini hari WIB.
Menurut Sky Sports Italia, cedera tersebut setidaknya akan membuat Kalulu absen dalam tiga pekan ke depan.
- Juventus Official
Hal ini membuat situasi semakin pelik bagi pelatih Thiago Motta, yang hanya memiliki Veiga dan Federico Gatti sebagai bek tengah yang fit pada saat ini.
Selama beberapa hari terakhir, Juve gencar dikaitkan dengan Kevin Danso dari RC Lens, namun kesepakatan gagal dicapai.
Menurut jurnalis asal Italia, Antonello Angelini, pada Sabtu (1/2/2025) kemarin, direktur olahraga Cristiano Giuntoli telah mendekati Venezia untuk Jay Idzes.
- juventus.com
Namun, Gli Arancioneroverdi memberikan respons pahit karena menaruh harga tinggi, yaitu 20 juta euro (Rp337,78 miliar).
“Kabar transfer Juve. Karena negosiasi antara [direktur olahraga Juve Cristiano] Giuntoli dan Lens untuk Danso telah gagal, Juventus telah menanyakan kepada Venezia soal Idzes, namun permintaannya adalah 20 juta euro dan tidak bisa dinegosiasikan,” kata Antonello.
Tak hanya mengejutkan para suporter Timnas Indonesia, kabar ini juga menjadi kejutan bagi para pendukung Juventus.
Giuntoli telah menghabiskan sebulan penuh untuk mencari bek tengah dan dia baru bisa mendatangkan Veiga dengan status pinjaman.
Aktivitasnya di bursa transfer telah dipertanyakan karena perekrutan yang kurang efisien pada musim panas tahun lalu.
Douglas Luiz kesulitan untuk beradaptasi meski direkrut hingga 50 juta euro dari Aston Villa, selagi Teun Koopmeiners kesulitan untuk mengulang performa apiknya seperti ketika membela Atalanta.
- Juventus Official
Juventus menjual bek tengah berbakat, Dean Huijsen, ke Bournemouth pada musim panas lalu, dan kini dia bersinar di Liga Inggris selagi Bianconeri kesulitan di sektor bek tengah.
Situasi ini membuat para suporter Juventus asal Italia jenuh dan mengutarakan kekesalannya di media sosial X.
“Giuntoli sudah gagal. Dia menghancurkan Juventus pada 2023-2024, berpikir bahwa dia bisa menjadi lebih baik. Namun itu tidak terjadi. Dia harus mundur bersama TM [Thiago Motta],” kata akun @antoneri1974 di kolom balasan cuitan Antonello Angelini.
Yang lain, membandingkannya dengan mantan direktur olahraga Juve, Alessio Secco, yang punya rekam jejak buruk ketika menjabat pada 2006 hingga 2010.
“Oh Tuhan. Saya harus meminta maaf kepada Alessio Secco,” kata akun @dfranco74.
- Juventus Official
“Betapa memalukannya, saya bersumpah bahwa saya tidak pernah merasa jauh lebih memalukan ketimbang bursa transfer Januari ini,” kata @nakkolin90.
Jikalau kabar ketertarikan Juve itu benar, kepindahan Idzes diperkirakan tidak akan terjadi. Sebab, nilai 20 juta euro akan sulit dipenuhi.
Juve hanya bisa meminjam pemain di sepanjang bursa transfer Januari ini, yaitu Randal Kolo Muani dari Paris Saint-Germain dan Renato Veiga dari Chelsea.
Mereka membeli Alberto Costa dari Vitoria Guimaraes namun dengan cara dicicil empat kali seharga total 15 juta euro.
Juventus telah menghabiskan banyak uang di musim panas untuk merekrut Teun Koopmeiners, Douglas Luiz, Khephren Thuram, Pierre Kalulu, Francisco Conceicao, dan Michele Di Gregorio.
Harga 20 juta euro, yang tidak mau dinegosiasikan oleh Venezia, terasa mustahil untuk dipenuhi oleh Juventus. (rda)