- REUTERS/Phil Noble
Legenda Arsenal Ungkap Bagaimana Bintang Manchester United Permalukan Ruben Amorim usai Kalahkan Tottenham Hotspur
Jakarta, tvOnenews.com - Legenda Arsenal, Ian Wright, mengungkap bagaimana Manchester United telah mempermalukan Ruben Amorim dalam kemenangan 2-0 atas Tottenham Hotspur. Mereka berhasil merengkuh empat kemenangan beruntun sejauh ini.
Michael Carrick kembali membuktikan kualitasnya semenjak menjabat sebagai pelatih The Red Devils. Dalam laga terbarunya di Old Trafford, Sabtu (7/2/2026) malam kemarin WIB, MU kembali menang di pentas Liga Inggris.
Bryan Mbeumo dan Bruno Fernandes menjadi kunci kemenangan Man United. Namun, kartu merah Cristian Romero di babak pertama juga turut andil karena telah membuat Spurs pincang di sebagian besar permainan.
Bagaimanapun, MU kembali membuktikan tajinya di bawah asuhan Carrick. Sejak menjabat, Carrick selalu berhasil mempersembahkan tiga poin penuh di Liga Inggris.
Diawali dengan dua kemenangan sensasional atas Manchester City dan Arsenal, kegemilangan Man United berlanjut melawan Fulham dan Tottenham.
Mereka pun kini berada di peringkat keempat klasemen sementara kasta tertinggi Liga Inggris, Premier League, dengan hanya tertinggal tiga poin dari tim peringkat ketiga, Aston Villa.
Taktik Carrick menjadi sorotan dengan memaksimalkan Kobbie Mainoo. Padahal, gelandang berusia 20 tahun itu menghabiskan paruh pertama di bangku cadangan semasa Ruben Amorim menjabat di kursi kepelatihan.
- instagram Ruben Amorim
Banyak yang berpendapat bahwa keputusan Carrick mengandalkan Mainoo adalah kunci kebangkitan Man United. Tak terkecuali bagi Ian Wright, yang merasa bahwa kegemilangan Mainoo secara tidak langsung telah mempermalukan Amorim.
Legenda Arsenal itu memuji kualitas yang dimiliki gelandang tim nasional Inggris tersebut. Padahal, kariernya di MU hampir berakhir di bursa transfer Januari ketika Amorim menjabat, dengan rumor transfernya beredar secara deras.
“Inilah kualitas dari Kobbie Mainoo dan kita telah melihatnya ketika dia masuk ke tim, tim nasional Inggris, dia bermain di Piala Eropa pada usia 18 tahun, kita tahu kualitasnya,” kata Wright dalam acara Premier League Productions, dilansir dari media Inggris, Metro.
“Semua orang bingung dengan apa yang terjadi di bawah asuhan Ruben Amorim,” tambah penyerang yang melegenda di Arsenal tersebut.