- instagram manutd
Gara-gara Tim Kesayangan Menang Terus, Fans Manchester United Sudah Mulai Berani Juluki Amad Diallo dengan Sebutan ini
tvOnenews.com - Instagram Manchester United berbondong-bondong serbu kolom komentar instagram MU, sampai punya julukan baru buat Amad Diallo. Apa itu?
Gara-gara performa Manchester United yang terus menanjak, rasa percaya diri para pendukungnya ikut melambung.
Kemenangan demi kemenangan membuat euforia kembali terasa di Old Trafford, dan sosok Amad Diallo kini menjadi simbol optimisme baru.
Tak sedikit fans yang mulai menyematkan julukan istimewa untuk winger asal Pantai Gading tersebut: Amadinho.
Fenomena itu terlihat jelas di kolom komentar akun Instagram resmi Manchester United.
Usai kemenangan dramatis atas Fulham, linimasa MU dipenuhi pujian dan panggilan “Amadinho”, sebuah julukan yang menggambarkan betapa Amad kini dipandang sebagai pemain penuh flair, keberanian, dan kreativitas, ciri khas winger Amerika Selatan, meski ia berasal dari Afrika.
Julukan ini lahir bukan tanpa alasan, melainkan dari performa konsisten yang ia tunjukkan di lapangan.
Amad Diallo, Teror Nyata bagi Fulham
Dalam kemenangan 3-2 Manchester United atas Fulham pada 1 Februari lalu, Amad Diallo memang tidak mencatatkan namanya di papan skor.
Namun, kontribusinya terasa jauh melampaui angka gol. Sepanjang laga, ia menjadi mimpi buruk bagi lini pertahanan Fulham, khususnya bek kiri mereka, Antonee Robinson.
- instagram manutd
Berdasarkan data SofaScore, Robinson dilewati Amad sebanyak empat kali, angka yang bahkan lebih banyak dibanding total dribel sukses yang dialami seluruh pemain Fulham secara kolektif.
Setiap kali menguasai bola, Amad selalu memilih opsi progresif: mempercepat tempo, menusuk ke area berbahaya, dan memaksa lawan bertahan lebih dalam.
Statistik lain semakin menegaskan pengaruh besarnya. Amad mencatatkan tiga dribel sukses, enam kali progressive run, serta membawa bola sejauh 225 meter ke sepertiga akhir lapangan lawan.
Angka-angka tersebut menunjukkan betapa vitalnya peran Amad dalam menjaga agresivitas dan ritme serangan Setan Merah.
Sentuhan Carrick dan Kebebasan Amad
Kemenangan atas Fulham juga menjadi kemenangan ketiga beruntun Manchester United di Premier League sejak ditangani manajer sementara Michael Carrick.
Dalam laga ini, Carrick hanya melakukan satu perubahan dari susunan pemain sebelumnya, dengan memasukkan Matheus Cunha menggantikan Patrick Dorgu yang mengalami cedera.
Namun, perubahan paling signifikan justru terlihat dalam pendekatan taktik. Jika di bawah Ruben Amorim Amad dituntut disiplin ekstra dalam fase bertahan, Carrick memilih memberi kebebasan lebih besar.
Amad didorong bermain lebih tinggi dan lebih dekat ke kotak penalti lawan, sehingga ia bisa memaksimalkan keunggulan satu lawan satu.
Menurut sumber internal di Carrington, sesi latihan di era Carrick berlangsung lebih singkat, intens, dan menitikberatkan pada kualitas individu dibandingkan skema taktik yang terlalu kaku.
Dampaknya langsung terasa. Manchester United mampu mencetak delapan gol dalam tiga pertandingan terakhir, dan Amad berada di pusat kebangkitan tersebut.
- instagram manutd
Menang Beruntun, Amad Ingatkan Soal Konsistensi
Meski performa tim sedang menanjak, Amad Diallo menolak larut dalam euforia. Usai laga melawan Fulham, ia menegaskan bahwa tiga kemenangan beruntun belum cukup jika tidak diiringi konsistensi hingga akhir musim.
Dalam wawancara bersama MUTV, Amad menyampaikan kepuasannya atas performa tim, sekaligus memberi peringatan halus kepada rekan-rekannya.
“Semua orang di ruang ganti kami senang dengan kemenangan ini. Sekarang kami harus menjaga standar tinggi kami untuk memenangkan setiap pertandingan,” ujar Amad.
Ia juga menegaskan target besar Manchester United musim ini, yakni kembali tampil di Liga Champions. Menurutnya, status dan sejarah klub menuntut performa stabil di setiap laga.
“Manchester United selalu dikenal sebagai tim yang bermain dengan level yang tinggi. Jika kami ingin bermain di Liga Champions, kami harus memenangkan setiap pertandingan,” pungkasnya.
Setelah Fulham, tantangan berikutnya sudah menanti. MU akan kembali menghadapi wakil London, Tottenham Hotspur, di Old Trafford pada pekan ke-25 Premier League 2025/2026.
Dengan performa Amad yang kian matang, atau kata fans, Amadinho, Setan Merah kembali punya alasan untuk percaya diri. (udn)