- Action Images via Reuters/Lee Smith
Hasil Akhir 2025 Mengecewakan, Guardiola Buka-bukaan soal Masalah Manchester City
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Manchester City Pep Guardiola menegaskan timnya harus segera bangkit dari rentetan hasil buruk yang dialami dalam beberapa pekan terakhir, baik di kompetisi domestik maupun Eropa.
Guardiola mengaku performa The Citizens pada akhir 2025 jauh dari harapan. Hal itu disampaikannya menyusul hasil negatif yang terus membayangi timnya.
“Kami harus bangkit. Hasil-hasil di akhir 2025 tidaklah bagus, baik itu di Liga Inggris maupun di Liga Champions,” ujar Guardiola dikutip dari Sky Sports, Jumat (23/1/2026).
Manchester City tengah berada dalam periode sulit di Liga Inggris musim ini.
Dari lima pertandingan terakhir, City hanya mampu mencatatkan satu kemenangan, yakni saat menaklukkan Nottingham Forest dengan skor 2-1.
Empat laga lainnya berakhir tanpa kemenangan. City ditahan imbang Sunderland tanpa gol, berbagi poin dengan Chelsea dan Brighton dengan skor identik 1-1, serta menelan kekalahan 0-2 dari rival sekota, Manchester United.
Guardiola menegaskan bahwa perbaikan performa menjadi hal mutlak yang harus segera dilakukan timnya, terutama menjelang jadwal padat yang menanti.
“Kami tahu banyak hal yang salah, detailnya juga tidak berjalan dengan baik. Dalam waktu dekat kami akan menghadapi Wolves dan Galatasaray, maka kami harus mencoba mendapatkan hasil maksimal,” katanya.
Permasalahan Manchester City tidak hanya terjadi di kompetisi domestik. Di Liga Champions, City juga menelan kekalahan 1-3 dari wakil Norwegia, Bodo/Glimt, yang semakin menyulitkan upaya mereka untuk menjaga konsistensi.
Situasi ini menjadi sorotan mengingat Manchester City telah mengeluarkan dana besar untuk memperkuat skuad pada musim ini.
Namun demikian, hasil di lapangan belum sepenuhnya sejalan dengan ekspektasi.
Guardiola menilai salah satu kelemahan utama timnya adalah kerentanan menghadapi serangan balik cepat dari lawan.
Pola tersebut terlihat jelas saat menghadapi Manchester United dan Bodo/Glimt. Meski demikian, ia menegaskan persoalan City tidak hanya terbatas pada satu aspek permainan.
“Kami tidak pernah meremehkan setiap kompetisi. Transisi lawan memang lebih baik dari kami,” tutup Guardiola.
Saat ini, Manchester City tertinggal tujuh poin dari Arsenal yang memimpin klasemen sementara Liga Inggris.