- REUTERS/Chris Radburn
Sebelum Tinggalkan Liverpool, Mohamed Salah Minta Maaf kepada Rekan Setim
tvOnenews.com - Liverpool berhasil mengalahkan Tottenham Hotspur 2-1 pada pekan ke-17 Liga Inggris Premier League 2025/2026, Sabtu 20 Desember malam WIB.
Kemenangan tersebut diraih saat Liverpool bertandang ke Stadion Tottenham Hotspur dengan memanfaatkan keunggulan jumlah pemain.
Gol kemenangan Liverpool baru tercipta di babak kedua melalui aksi Alexander Isak dan Hugo Ekitike. Sementara itu, tuan rumah yang harus tampil dengan sembilan pemain hanya mampu membalas satu gol lewat Richarlison.
Hasil ini membuat Liverpool naik ke posisi kelima klasemen sementara Liga Inggris dengan 29 poin, sedangkan Tottenham tertahan di peringkat ke-13 dengan 22 poin dan mengalami kekalahan ketujuh di musim ini.
- Instagram @liverpoolfc
Di tengah kemenangan ini, gelandang Liverpool, Curtis Jones, sempat menyinggung kondisi konflik Mohamed Salah dengan pelatih Arne Slot dan klub.
Sebelumnya, Mohamed Salah (33) sempat membuat pernyataan mengejutkan setelah hasil imbang 3-3 melawan Leeds United awal Desember, yang menyinggung hubungan tegangnya dengan klub dan manajer.
Meski sempat dicadangkan pada pertandingan Liga Champions melawan Inter Milan, Salah kembali masuk skuad saat Liverpool menghadapi Brighton & Hove Albion pekan lalu, tampil sebagai pemain pengganti, dan membantu kemenangan 2-0.
Setelah berangkat membela Mesir di Piala Afrika, Curtis Jones mengungkapkan momen sebelum keberangkatan Salah ke Maroko. Menurut Jones, sang penyerang meminta maaf atas pernyataan provokatifnya kepada media setelah laga kontra Leeds.
“Mo adalah sosok yang mandiri dan dia bisa mengatakan apa pun yang dia mau,” ujar Jones dalam wawancara dengan Sky Sports News, menukil dari Sports Mole.
- REUTERS/Phil Noble
“Dia meminta maaf kepada kami dan berkata, 'jika saya telah memengaruhi siapa pun atau membuat Anda merasa tidak nyaman, saya minta maaf'. Itulah sosoknya.”
Jones menambahkan, “Saya hanya bisa berbicara berdasarkan pengalaman saya mengenal Mo dan bagaimana dia bersikap terhadap kami serta menanggapi hal itu. Dia juga bersikap positif.”
Ia menegaskan bahwa Salah tetap menjadi pribadi yang sama.
“Dia tetap Mo yang sama, dia selalu tersenyum lebar dan semua orang bersikap sama kepadanya. Kurasa itu bagian dari keinginan untuk menjadi pemenang dan aku rasa dia bukan yang terakhir.”