- REUTERS/Peter Powell
Ruang Ganti MU Mulai Retak? Saudara Kobbie Mainoo Beri Sindiran Keras Buat Ruben Amorim Lewat Kaus bertuliskan "BEBASKAN MAINOO"
Jakarta, tvOnenews.com - Aksi sindiran keras datang dari lingkungan terdekat Kobbie Mainoo yang kini menjadi sorotan di Manchester United (MU). Saudara laki-laki gelandang muda itu tertangkap kamera mengenakan kaus bertuliskan "BEBASKAN KOBBIE MAINOO" saat laga Liga Inggris melawan Bournemouth di Old Trafford, sebuah pesan yang jelas ditujukan kepada Ruben Amorim dan manajemen Setan Merah.
Situasi Mainoo memang tengah memanas seiring minimnya menit bermain yang ia dapatkan musim ini. Dari 16 pertandingan Liga Inggris MU, pemain berusia 20 tahun tersebut belum sekalipun dipercaya menjadi starter, kecuali satu kali tampil sejak menit awal di ajang Piala Carabao yang berujung kekalahan dari Grimsby.
Kondisi ini bahkan memicu kekhawatiran dari legenda klub, Paul Scholes. Ikon Old Trafford itu secara terbuka memperingatkan bahwa karier Mainoo berpotensi “hancur” bila terus terpinggirkan, dan menyarankan sang pemain mulai mempertimbangkan masa depannya di luar Setan Merah.
Padahal, musim 2023/24 menjadi titik balik penting dalam karier Mainoo. Ia tampil gemilang, mencetak gol penentu di final Piala FA, serta mengamankan tempat di skuad tim nasional Inggris berkat performa konsistennya sepanjang musim.
Isu kepindahan pun mulai mencuat, terutama menjelang bursa transfer Januari. Pembicaraan soal hengkangnya Mainoo semakin menguat setelah permintaan transfernya pada musim panas lalu disebut-sebut ditolak oleh pihak klub.
- X - Fabrizio Romano
Tekanan publik semakin terasa ketika Jordan Mainoo-Hames, saudara Kobbie, mengunggah foto dirinya mengenakan kaus bertuliskan "BEBASKAN KOBBIE MAINOO" di Old Trafford. Aksi itu terjadi tepat saat Manchester United ditahan imbang 4-4 oleh Bournemouth dalam laga dramatis Senin malam.
Menanggapi situasi tersebut, Ruben Amorim memberikan pernyataan terbuka jelang pertandingan.
“Jika Kobbie datang kepada saya dan berbicara kepada saya, saya akan berbicara dengannya," ujar Amorim.
Pelatih asal Portugal itu menegaskan dirinya terbuka untuk berdiskusi dengan sang pemain.
“Saya tidak akan mengatakan apa yang akan saya katakan kepada Kobbie, tetapi saya akan sangat senang jika Kobbie datang untuk berbicara kepada saya tentang hal itu. Saya hanya ingin para pemain saya bahagia dan saya mengerti bahwa setiap individu memiliki tujuan masing-masing," lanjutnya.