- ANTARA/REUTERS/Dylan Martinez
Mykhaylo Mudryk Lolos Tes Detektor Kebohongan, Shakhtar Donetsk Berharap Sanksi Skandal Doping Dicabut
Jakarta, tvOnenews.com - Kepala Eksekutif Shakhtar Donetsk, Sergei Palkin mengklaim bintang Chelsea, Mykhaylo Mudryk telah menjalani tes detektor kebohongan.
Mudryk diskors sementara dari dunia sepak bola pada Desember setelah dinyatakan positif menggunakan zat Meldonium untuk meningatkan performa.
Pemain asal Ukraina itu menyangkal telah menggunakan zat terlarang tersebut dan Chelsea berjanji menyeledikinya soal asal mula Meldonium ditemukan.
Penampilan terakhir penyerang berusia 23 tahun tersebut terjadi saat The Blues menang atas Heidenheim di Liga Konferensi UEFA pada 29 November.
Dia didatangkan Chelsea dari Shakhtar pada bursa transfer Januari 2023 dengan biaya mencapai 87 juta poundsterling.
Namun, sebagian besar biaya tersebut akan terdiri dari bonus yang tampaknya semakin bergantung pada hasil banding.
Shakhtar bisa kehilangan bonus tersebut jika Mudryk tidak bermain untuk Chelsea lagi di sisa musim ini.
Oleh karena itu, Palkin menyebut bahwa Mudryk telah menjalani tes detektor kebohongan untuk membuktikan ketidakbersalahannya.
"Saya telah berbicara dengan Mudryk berkali-kali sejak isu doping ini mencuat. Dia tidak mengerti bagaimana hal itu bisa terjadi. Dia tidak punya petunjuk. Tidak tahu sama sekali," ujar Palkin kepada GiveMeSport dikutip dari Express.
"Mudryk sudah jelas, bukan salahnya jika dia dinyatakan positif. Sekarang kita perlu mencari tahu bagaimana ini bisa terjadi, dan siapa yang melakukannya. Pengacaranya sedang berusaha mencari tahu.
"Masih belum ada hasil dari sampel B, jadi masih belum jelas. Tidak ada yang tahu apa yang terjadi. Saya mendoakan yang terbaik untuk Mudryk. Dia seorang profesional papan atas dan orang yang sangat baik. Dia harus dilindungi.
"Shakhtar juga punya kepentingan pribadi. Ada bonus dari kepindahannya ke Chelsea yang terkait dengan penampilannya. Jika dia tidak bermain, itu akan menimbulkan masalah bagi kami karena kami berpotensi kehilangan €30 juta. Jadi Shakhtar, Chelsea, dan Mudryk, kami berada di satu perahu. Kami semua mendukung Mudryk, dan berharap dia segera diizinkan untuk terus bermain sepak bola," pungkas Palkin. (fan)