news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Manajer Manchester City, Pep Guardiola.
Sumber :
  • Twitter/@GuardiolaTweets

Manchester City Terancam Hukuman Berat, Pep Guardiola Ikrarkan Janji Setia

Manajer Manchester City, Pep Guardiola, menegaskan kesetiaannya kendati klub tengah dihantui hukuman berat akibat isu pelanggaran Financial Fair Play (FFP).
Sabtu, 11 Februari 2023 - 16:16 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Manajer Manchester City, Pep Guardiola, menegaskan kesetiaannya kendati klub tengah dihantui hukuman berat akibat isu pelanggaran Financial Fair Play (FFP).

Manchester City menghadapi dugaan telah melakukan lebih dari 100 pelanggaran peraturan keuangan FFP oleh operator Liga Inggris. Man City terancam menjalani sanksi pengurangan poin bahkan degradasi dari strata teratas Inggris.

Pep Guardiola pun sebelumnya pernah berkata bakal segera hengkang jika manajemen berbohong, terkait tudingan bahwa klub telah melanggar peraturan FFP.

Berdasarkan penyelidikan terhadap banyak dokumen, jaksa olahraga Inggris mendakwa Man City bersalah melanggar banyak peraturan keuangan, yang terentang antara musim 2009-2010 sampai 2017-2018.

Komisi independen menuding City memalsukan laporan keuangan, terutama tentang besaran gaji pemain, yang telah melewati ambang batas tertinggi. Pendakwa menuduh manajemen yang berbasis di Stadion Etihad telah melakukan lebih dari 100 pelanggaran.

Jika terbukti bersalah, Manchester City menghadapi banyak kemungkinan hukuman. Sanksi pengurangan poin akan berlaku terhadap hasil dari sejumlah waktu yang sudah berjalan sehingga bisa membatalkan gelar juara Liga Inggris dalam beberapa musim.

Penerapan sanksi terhadap musim yang sedang berjalan pun akan mempersulit City dalam persaingan merebut gelar juara Premier League 2022-2023. The Cityzens malah mungkin terdegradasi dari strata teratas Liga Inggris.

Lalu bagaimana sikap penggawa City, khususnya pelatih Pep Guardiola?

Janji Loyalitas Pep Guardiola


Pep Guardiola (dok. Manchester City).

Pada Februari 2020, City mendapat sanksi skors selama dua tahun tidak boleh mengikuti kompetisi Eropa. UEFA menilai Tim Manchester Biru melakukan banyak pelanggaran serius terhadap FFP. Namun Pengadilan Arbitrase untuk Olahraga (CAS) kemudian mencabut sanksi.

"Pemikiran pertama saya ialah bahwa kami telah dikutuk," kata Pep Guardiola pada konferensi pers menjelang pertandingan City melawan Aston Villa Liga Inggris.

"Jika kami bersalah, kami akan menerima keputusan operator Liga Inggris. Namun apa yang terjadi jika situasi yang sama seperti (kasus) UEFA terjadi dan kami tidak bersalah? Apa yang dapat dilakukan untuk merestorasi atau membayar kembali kerusakan kami," tambah Pep.

Lantas akankah Josep Guardiola bertahan di City setelah memperpanjang kontraknya di Stadion Etihad sampai 2025. Sejak datang pada 2016, Guardiola mengalami masa kerja terlama dalam kariernya ketimbang di Barcelona dan Bayern Muenchen.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:01
05:20
03:42
28:51
12:19
16:55

Viral