- Persebaya.id
Bernardo Tavares Terang-terangan Jagokan Persib Bandung Jadi Juara Super League Musim Ini
Ia menilai Persija tetap berbahaya karena memiliki kualitas individu dan pengalaman dalam menghadapi tekanan pertandingan besar. Situasi tersebut membuat persaingan di papan atas belum sepenuhnya tertutup.
"Tapi Anda tahu, jika kita menganalisis pertandingan terakhir Persija melawan Bhayangkara, mereka sempat unggul, lalu dalam momen cepat dengan tembakan dari luar kotak penalti dan tendangan bebas, pertandingan berubah, hasil berubah," ucap pelatih 45 tahun itu.
"Itulah mengapa sepak bola begitu luar biasa. Karena kadang tim besar dengan anggaran besar, dan tim lain dengan anggaran lebih kecil, tetapi dalam sepak bola hal-hal bisa terjadi, kejutan bisa terjadi," lanjutnya.
Di sisi lain, Persebaya sendiri tengah bersiap menghadapi laga penting pada pekan ke-27. Mereka dijadwalkan bertandang ke markas Persija di SUGBK pada Sabtu (11/4) pukul 19.00 WIB.
Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi Bajul Ijo untuk memperbaiki catatan kurang baik saat bermain di stadion tersebut. Mereka membawa misi khusus untuk memutus tren negatif setiap kali menghadapi Persija di SUGBK.
Terakhir kali Persebaya meraih kemenangan di stadion tersebut terjadi enam tahun lalu, tepatnya pada Desember 2019. Sejak saat itu, mereka kesulitan mencuri poin saat bertandang ke markas Macan Kemayoran.
"Dan besok kami membutuhkan itu. Kami juga perlu mencoba bermain sebagai tim. Karena jika hanya berpikir individu, kami juga punya pemain individu yang bagus. Tapi ini bukan permainan individu, ini permainan tim," pungkas Tavares.
(igp)