news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Gara-gara Malaysia, Madura United Gagal Dapatkan Pelatih Baru.
Sumber :
  • FAM

Gara-gara Malaysia, Madura United Batal Punya Pelatih Baru

Direktur Utama PT Polana Bola Madura Bersatu (PT PBMB), Annisa Zhafarina, menjelaskan bahwa manajemen Laskar Sape Kerrab sebenarnya sudah merampungkan seluruh proses kepindahan Joel Cornelli yang sebelumnya menjadi pelatih Timnas Malaysia Putri.
Rabu, 25 Maret 2026 - 00:31 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Madura United gagal memiliki pelatih baru setelah Carlos Parreira mundur. Bukan karena ditolak oleh pelatih baru, melainkan adanya pembatalan oleh pihak Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) untuk melepas Joel Cornelli

Direktur Utama PT Polana Bola Madura Bersatu (PT PBMB), Annisa Zhafarina, menjelaskan bahwa manajemen Laskar Sape Kerrab sebenarnya sudah merampungkan seluruh proses kepindahan Joel Cornelli yang sebelumnya menjadi pelatih Timnas Malaysia Putri

Padahal, segala urusan dokumen dan administrasi hukum sudah beres, bahkan visa untuk Joel Cornelli telah dikantongi sejak 18 Maret 2026 kemarin.

"Manajemen menginformasikan bahwa rencana kedatangan Joel Cornelli ke Madura harus dibatalkan," kata Annisa Zhafarina dalam pernyataannya, Selasa (24/3/2026). 

"Seluruh proses administrasi sebenarnya telah kami selesaikan, termasuk penerbitan visa pada 18 Maret. Artinya, secara kesiapan, yang bersangkutan sudah sangat siap untuk bergabung bersama tim," ungkap Annisa Zhafarina.

Namun, harapan para suporter Madura United harus pupus akibat dinamika di internal federasi sepak bola Malaysia. Joel Cornelli yang saat ini masih terikat kontrak di Negeri Jiran tidak mendapatkan restu untuk pergi akibat adanya agenda padat turnamen sepak bola wanita di sana.

Padahal, sang pelatih sudah berupaya mengajukan cuti demi menyelamatkan nasib Madura United di sisa kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim ini.

"Pada detik-detik terakhir, pihak Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) mengeluarkan surat terkait agenda turnamen tim wanita. Dalam kondisi tersebut, Joel Cornelli tidak mendapatkan izin untuk meninggalkan tim yang saat ini ia tangani," kata Annisa. 

"Sebelumnya dia sudah mengajukan cuti untuk membantu Madura United menyelesaikan 9 match terakhirnya, sempat diizinkan dan pada akhirnya cuti tersebut ditolak oleh FAM," papar Annisa secara gamblang.

Menghadapi situasi darurat ini, manajemen Madura United tidak tinggal diam. Tim pencari bakat klub langsung bergerak cepat mencoba menjajaki kerja sama dengan nama-nama pelatih beken dari daratan Eropa dan Amerika Selatan. 

Sialnya, pergerakan ini kembali menemui jalan buntu akibat kendala non-teknis logistik udara yang dipicu oleh konflik global.

"Di sisi lain, upaya kami mendatangkan pelatih dari Eropa dan Amerika Selatan juga masih terkendala, khususnya dalam hal akomodasi penerbangan yang terdampak situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah," tambah Annisa.

Kondisi bursa transfer pelatih semakin pelik karena opsi juru taktik dari kawasan Asia juga belum membuahkan hasil. Manajemen Madura United bersikap hati-hati dan enggan membeli kucing dalam karung demi menjaga marwah dan stabilitas performa klub di atas lapangan hijau.

"Sementara itu, untuk opsi pelatih dari Asia, manajemen masih belum menemukan sosok yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan tim saat ini," sambungnya lagi.

Situasi carut-marut di kursi kepelatihan ini diakui Annisa menjadi pukulan telak bagi internal tim dan para loyalis Madura United yang tengah mengharapkan kebangkitan klub di sisa kompetisi. 

Pihak manajemen berjanji akan terus memutar otak demi mencari solusi terbaik di tengah himpitan jadwal pertandingan sisa yang kian krusial.

"Kami memahami situasi ini bukan hal yang mudah, baik bagi tim maupun para suporter," tutup Annisa.

Madura United tengah berjuang untuk bangkit dari keterpurukan. Carlos Parreira dipecat ketika Madura United berada di peringkat 16 klasemen Super League atas 20 poin, poin yang sama dengan Persis Solo yang unggul jumlah selisih gol. 

Madura United pun masih menyisakan sembilan pertandingan untuk bisa bangkit dan bertahan di kompetisi kasta tertinggi Liga Indonesia ini. (hfp)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:50
11:46
13:17
04:14
05:49
11:46

Viral