- tvOnenews.com - Dwi R Belva
Marc Klok Singgung soal Emosi, Pasca Kerusuhan di Laga Persib vs Ratchaburi FC
tvOnenews.com — Gelandang Persib Bandung Marc Klok angkat bicara terkait insiden yang terjadi seusai laga kontra Ratchaburi FC pada leg kedua AFC Champions League Two 2025-2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung.
Situasi panas yang muncul setelah pertandingan menjadi sorotan karena dinilai berpotensi berdampak luas, tidak hanya bagi tim, tetapi juga terhadap citra sepak bola Indonesia di level internasional.
Klok memahami bahwa emosi merupakan bagian dari dinamika pertandingan. Dalam sepak bola, kemenangan, kekalahan, hingga keputusan wasit yang kontroversial merupakan hal yang kerap terjadi.
- tvOnenews.com - Dwi R Belva
Namun, ia menegaskan seluruh pihak harus mampu menyikapi situasi tersebut dengan kepala dingin.
"Saya tahu emosi di sepak bola ada. Kita bisa kalah, bisa menang. Wasit bisa punya kesempatan yang bagus atau tidak bagus. Tapi pada akhirnya kita harus terima apa pun," ujar Klok di Bandung, Jumat (20/2/2026).
Pemain bernomor punggung 23 itu menilai insiden yang terjadi dapat memberi dampak negatif terhadap nama baik klub serta persepsi publik internasional terhadap sepak bola Indonesia.
Ia menegaskan bahwa tindakan kekerasan atau hal-hal yang mencoreng citra Persib seharusnya tidak terjadi.
"Sebagai klub, sebagai pernyataan yang kita kasih ke luar negeri juga. Kenapa sampai terjadi seperti ini? Kita tidak butuh kekerasan, kita tidak butuh hal yang mempunyai gambar buruk untuk klub. Jadi kita harus belajar dari ini," tegas Klok.
- AFC
Ia juga mengingatkan bahwa konsekuensi dari insiden tersebut bisa sangat merugikan tim, termasuk potensi sanksi dari otoritas kompetisi.
"Karena pada akhirnya Persib harus bayar denda. Dan mungkin main tanpa suporter," imbuhnya.
Klok turut menyinggung pengalaman saat pandemi Covid-19, ketika pertandingan harus digelar tanpa kehadiran penonton. Menurutnya, situasi tersebut menjadi pelajaran berharga agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
"Kita sudah tahu dari Covid-19, jadi kita harus belajar dari ini. Kontrol emosi, dan jadi profesional," pungkas Klok.