news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pelatih Arema FC, Marcos Santos.
Sumber :
  • tvOnenews.com - Ilham Giovanni

Dalih Pelatih Arema FC Usai Terlibat Keributan di Akhir Laga Kontra Persija Jakarta: Mauricio Souza Emosi!

Pertemuan Persija Jakarta dan Arema FC pada lanjutan pekan ke-20 Super League 2025/2026 kembali menyisakan cerita panas.
Senin, 9 Februari 2026 - 14:11 WIB
Editor :

‎Jakarta, tvOnenews.com – Pertemuan Persija Jakarta dan Arema FC pada lanjutan pekan ke-20 Super League 2025/2026 kembali menyisakan cerita panas. Rivalitas klasik kedua tim ternyata tidak berhenti ketika pertandingan usai.

‎Laga yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Minggu (8/2/2026), sejak awal memang berjalan dalam tekanan tinggi. Atmosfer panas terasa baik di lapangan maupun dari tribun penonton.

‎Kerasnya permainan sudah terlihat sejak menit pertama. Duel fisik antarpemain, adu argumen, serta emosi yang mudah tersulut menjadi warna utama sepanjang pertandingan.

‎Ketegangan tersebut rupanya berlanjut hingga wasit meniup peluit panjang tanda laga berakhir. Situasi di pinggir lapangan pun ikut memanas dan menyita perhatian.

‎Beberapa pemain dan ofisial dari kedua tim tampak terlibat dalam diskusi sengit. Kerumunan kecil terbentuk di area dekat bangku cadangan.

‎Sorotan kemudian tertuju pada dua pelatih kepala. Marcos Santos dan Mauricio Souza terlihat saling beradu argumen sebelum akhirnya meninggalkan lapangan menuju lorong ruang ganti.

‎Pelatih Arema FC, Marcos Santos, kemudian memberikan penjelasan terkait kejadian tersebut. Ia menilai apa yang terjadi bukanlah persoalan serius yang perlu diperpanjang.

‎Marcos menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki masalah pribadi dengan Mauricio Souza. Ia menyebut ketegangan tersebut murni dipicu oleh situasi pertandingan.

‎Menurutnya, hasil akhir laga yang merugikan Persija Jakarta menjadi faktor utama emosi sang pelatih lawan. Bermain di kandang sendiri dan menelan kekalahan disebut sebagai beban tersendiri.

‎"Tidak, saya rasa Mauricio sedang emosi. Saya rasa dia sedikit kurang rendah hati dalam kekalahan itu karena dia tidak perlu menekan pemain kami yang berada di bangku cadangan, kan?" ujar Marcos Santos, Minggu (8/2/2026).

‎"Saya rasa dia sedikit kurang rendah hati dalam menerima kekalahan. Sesuatu yang, saat di Malang ketika kami kalah, saya menyapanya dan menyampaikan rasa hormat sepanjang waktu," tambahnya.

‎Meski sempat bersitegang dengan Mauricio Souza, pelatih asal Brasil itu tetap memberikan pujian. Menurutnya, juru taktik Persija tersebut merupakan sosok yang hebat.

‎Ia menilai bahwa keributan tersebut terjadi akibat momen kekalahan Macan Kemayoran. Apalagi, hal itu dialami ketika tampil di hadapan puluhan ribu suporter sendiri.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:38
08:11
03:01
01:30
04:46
05:55

Viral