news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Bek veteran Persib Bandung, Achmad Jufriyanto.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama

Masih Ingat Achmad Jufriyanto? Eks Legenda Persib yang Kini Punya Punya Posisi Baru di Maung Bandung

Masih ingat Achmad Jufriyanto? Legenda Persib Bandung ini kini menjalani peran baru sebagai player-coach, tetap berkontribusi menjaga kultur dan prestasi Maung Bandung.
Kamis, 25 Desember 2025 - 10:21 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Masih ingat Achmad Jufriyanto? Nama yang satu ini bukan sekadar bagian dari sejarah Persib Bandung, tetapi juga potret loyalitas dan dedikasi panjang seorang pemain terhadap klub.

Di usia yang tak lagi muda untuk ukuran pesepak bola, Jupe (sapaan akrabnya) belum benar-benar meninggalkan lapangan.

Justru, perannya kini berkembang menjadi figur penting yang menjembatani masa lalu, masa kini, dan masa depan Maung Bandung.

Persib Bandung memastikan Achmad Jufriyanto tetap menjadi bagian dari skuad untuk mengarungi kompetisi BRI Liga 1 2024/25.

Keputusan ini diambil bukan semata karena aspek teknis di lapangan, melainkan juga karena kebutuhan tim terhadap sosok senior yang memahami kultur klub.

Direktur Olahraga Interim Persib, Adhitia Putra Herawan, menjelaskan bahwa Jupe akan menjalani peran ganda sebagai player-coach, sebuah proyek jangka panjang yang disiapkan manajemen.

“Sekarang Jupe player-coach ya, makanya juga sudah join latihan, kontraknya berapa lama ya ada durasi tertentu. Kita kan ada long term project di Persib, kita ingin orang-orang yang memang bisa stay lama di sini, bisa melakukan proyek jangka panjang,” tutur Adhit.

Peran tersebut sejatinya bukan hal baru bagi Jupe. Sejak musim sebelumnya, ia sudah mulai menjalani fungsi sebagai penghubung antara pelatih dan pemain.

Ia menjadi penyambung lidah dari ruang ganti ke bangku pelatih, sekaligus memberi sudut pandang khas pemain kepada Bojan Hodak, terutama soal dinamika sepak bola Indonesia.

“Dari musim lalu sebenarnya sudah ada (peran player-coach) hanya prosesnya tidak langsung tiba-tiba, ada tahapannya. Menuju ke sana iya, proses-prosesnya ada saya melalui tim,” kata Jupe.

Lebih lanjut, ia menyebut masih menunggu arahan spesifik dari sang pelatih kepala terkait detail perannya musim ini.

“Perannya sedikit banyak tidak jauh beda dengan musim lalu hanya mungkin nanti tahun ini seperti apa ya saya menunggu arahan dari head coach,” paparnya.

Jika menengok ke belakang, perjalanan Achmad Jufriyanto bersama Persib memang sarat cerita. 

Lahir di Tangerang pada 7 Februari 1987, ia dikenal sebagai bek tengah tangguh yang menjadi bagian penting dari tiga gelar juara Liga Indonesia bersama Persib, yakni pada 2014, 2023/2024, dan 2024/2025.

Catatan tersebut menjadikannya satu-satunya pemain aktif di Persib yang meraih tiga titel liga bersama klub.

Gelar pertama pada 2014 menjadi tonggak penting dalam kariernya.

Saat itu, Jupe tampil reguler dan menjadi fondasi lini belakang Persib yang kokoh hingga berhasil mengalahkan Persipura Jayapura di partai puncak. 

Ia bermain 27 kali sepanjang musim dan mulai dikenal luas sebagai salah satu bek terbaik di Indonesia.

Sembilan tahun berselang, Jupe kembali merasakan manisnya juara pada musim 2023/2024.

Meski menit bermainnya jauh berkurang, perannya sebagai pemain senior dan pemimpin tetap krusial. 

Pengalaman dan mentalitas juaranya menjadi penopang Persib dalam melewati persaingan ketat liga.

Pada musim tersebut, ia hanya tampil dua kali, namun kontribusinya terasa di luar statistik.

Puncaknya datang pada musim 2024/2025. Persib kembali keluar sebagai juara, dan Jupe mencatatkan gelar liga ketiganya bersama klub.

Sekali lagi, ia lebih banyak berperan di balik layar, menjaga semangat tim dan menjadi figur panutan.

Hingga pekan ke-31, ia tercatat hanya dua kali berlaga, tetapi pengaruhnya di ruang ganti tak tergantikan.

“Saya rasa ini buah dari konsistensi sebuah tim. Saya melihat konsistensi itu bagaimana kita tampil di putaran pertama dan kedua. Anak-anak semuanya sudah bekerja luar biasa. Semua tim di Indonesia bisa juara back to back tapi kita salah satunya,” ujar Jufriyanto.

Kini, transformasi Jupe semakin jelas. Dalam beberapa sesi latihan terakhir, ia terlihat bergabung langsung bersama tim kepelatihan Persib. 

Bojan Hodak mengonfirmasi bahwa peran ini merupakan bagian dari proses Jupe dalam menempuh lisensi kepelatihan A, yang menuntut pengalaman melatih secara langsung di klub profesional.

“Sejak musim lalu, Jupe sudah mulai berperan ganda sebagai pemain sekaligus asisten pelatih. Tahun ini, ia menjalani tahap lanjutan sebagai bagian dari proses lisensi. Kami ingin memberinya ruang belajar yang nyata,” ujar Hodak.

Namun, bagi Persib, langkah ini bukan sekadar pemenuhan administrasi lisensi.

Lebih dari itu, ini adalah bentuk penghargaan terhadap dedikasi seorang legenda.

Hodak menilai pengalaman panjang Jupe, kecintaannya pada klub, dan pemahamannya terhadap kultur Bandung menjadikannya aset berharga untuk menjaga identitas Persib.

“Dia adalah legenda hidup bagi PERSIB. Jupe sudah memberikan banyak hal untuk klub ini, dan kami yakin ia bisa menularkan semangat serta nilai-nilai PERSIB kepada generasi berikutnya,” lanjut pelatih asal Kroasia tersebut.

Dari bek andalan, pengoleksi trofi, hingga calon pelatih masa depan, Achmad Jufriyanto adalah cermin bagaimana Persib merawat legenda.

(tsy)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:02
01:12
02:10
03:00
05:58
09:13

Viral