- Persebaya
Mertua Pratama Arhan Tantang Persebaya Bersuara: Yang Melawan Mafia Dituduh Mafia
Jakarta, tvOnenews.com - Mertua Pratama Arhan, Andre Rosiade meminta pihak Persebaya bersuara atas polemik VAR di laga Bajol Ijo melawan Semen Padang.
Pemilik Semen Padang ini meminta Persebaya bersuara usai tuduhan mafia yang menggaung ketika pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (11/5/2025) malam WIB.
Persebaya yang sempat unggul 2-1 harus puas dengan hasil imbang ketika VAR memutuskan gol Dejan Thumbas dianulir karena terkena offside.
"Yang melawan mafia dituduh mafia karena suporternya kurang pemahaman mengenai aturan offside," kata Andre dikutip dari akun Instagram pribadinya, Selasa (13/5/2025).
Hasi imbang pun pernah dialami di putaran pertama ketika Semen Padang menahan imbang Persebaya di kandang sendiri pada Desember 2024 lalu.
Saat itu, Andre Rosiade pun mendapatkan tekanan dari suporter.
"Pada putaran pertama kalian juga maki-maki saya karena daftar susunan pemain yang bukan urusan saya, sekararng karena kurang pemahaman aturan offside, kembali saya dimaki-maki," kata Andre.
Andre pun menantang Persebaya buka suara dan bahkan membuktikan bahwa gol tersebut seharusnya disahkan oleh wasit.
"Yuk sahabat saya @officialpersebaya tolong bersuara. Kalau memang anda yakin saya ini mafia dan itu onside. Tolong segera laporkan saya," kata Andre.
"Biar diproses secara transparan. Tapi kalo tidak, tolong sampaikan kepada teman-teman suporternya informasi yang utuh dan objektif," kata Andre.
Hasil imbang tersebut membuat Persebaya menjauh dari posisi dua yang masih diamankan oleh Dewa United.
Sementara Semen Padang untuk sementara keluar dari zona degradasi dengan berada di posisi 15 klasemen sementara pekan ke-32 Liga 1 2024-2025 dengan raihan 32 poin. (hfp)