- Laman Persib
Blak-blakan, Kombes Budi Sartono Berani Larang Keras Bobotoh Agar Tidak Datang ke GBLA Usai Persib Bandung Juara Liga 1 2024-2025, Jika...
Jakarta, tvOnenews.com - Para Bobotoh dilarang datang ke Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib Bandung kontra Barito Putera, Jumat (9/5/2025) malam.
Hal ini diungkapkan langsung Kepala Kepolisian Resor Kota Besar (Kapolrestabes) Bandung Kombes Pol Budi Sartono, di Bandung, Kamis (8/5/2025).
Menurutnya, larangan ini diberlakukan untuk para Bobotoh yang tidak memiliki tiket saat Persib datang ke GBLA.
Apalagi pertandingan ini akan menjadi momen perayaan usai Persib Bandung memastikan diri sebagai juara musim ini, menyusul hasil imbang 3-3 Persik Kediri melawan Persebaya di Stadion Brawijaya, Kediri, Senin (5/5/2025) lalu.
Hasil yang diraih Persebaya ini membuat mereka tertahan di posisi ketiga dengan 54 poin dan mengoleksi poin yang sama dengan Dewa United di posisi kedua.
Dengan tiga laga tersisa yang maksimal bisa meraih sembilan poin, dengan demikian kedua tim sudah tak bisa mengejar raihan poin Persib yang ada di puncak dengan keunggulan 10 poin.
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Budi Sartono mengatakan, pihaknya bersama unsur terkait seperti TNI dan Pemerintah Kota Bandung akan melakukan pengamanan ketat demi mengantisipasi euforia kemenangan Persib yang telah resmi menjuarai Liga 1 musim 2024/25.
"Yang tak mempunyai tiket ya akan kami kembalikan dan pola pengamanan pun akan dibagi dua titik, yakni di GBLA dan satu lagi di tengah kota, tepatnya di Graha Persib (Jalan Sulanjana), serta di sejumlah ruas jalan karena mungkin akan ada euforia," kata Budi.
Dia mengaku antusiasme Bobotoh diprediksi meningkat seiring keberhasilan Persib meraih gelar juara.
Oleh karena itu, pengamanan tidak hanya difokuskan di sekitar stadion, tetapi juga di berbagai titik jalan di Kota Bandung.
“Kami akan menempatkan personel di beberapa ruas jalan. Ini untuk memberikan rasa aman bagi warga dan Bobotoh agar bisa merayakan dengan tertib dan nyaman,” ujarnya.
Terkait kemungkinan penutupan Jalan Layang Pasupati, Budi memastikan bahwa tidak ada penutupan penuh.
Arus lalu lintas akan tetap mengalir dengan pengamanan yang diperketat di lokasi tersebut.
“Pasupati tidak ditutup. Kami hanya melakukan pengamanan seperti biasa, anggota disebar, dan lalu lintas tetap mengalir. Intinya, boleh merayakan euforia, tapi tetap memperhatikan hak-hak warga lainnya,” ucapnya.
Bobotoh juga diimbau agar menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan kemenangan Persib Bandung.
“Kita sudah menang, mari kita tunjukkan kepada warga luar Bandung bahwa Bobotoh adalah suporter yang baik, tertib, dan kondusif,” tuturnya.
Sebelumnya, Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberi selamat kepada Persib Bandung usai menyegel gelar juara musim ini.
"Selamat kepada Persib Bandung yang berhasil menjadi juara Liga 1 2024/2025. Liga 1 musim ini," kata Erick, dikutip dari akun resmi Instagram miliknya, Selasa (6/5/2025).
Juara musim ini terasa spesial bagi sang Pangeran Biru karena mereka menuliskan beberapa rekor baru.
Di antaranya adalah pertama kalinya Persib juara dua kali beruntun, pertama kalinya juara dengan format kompetisi penuh, dan untuk pertama kalinya akan menerima trofi juara di Bandung, tepatnya pada laga kandang terakhir mereka saat menjamu Persis Solo pada 25 Mei.
Dengan juara ini, Persib juga menorehkan sejarah baru di era Liga Indonesia karena menyamai rekor Persipura Jayapura dengan gelar yang sama, yakni empat.
Jumlah ini akan menjadi sembilan gelar jika dihitung dari era Perserikatan karena mereka sudah mengantongi lima gelar di era tersebut.
Erick juga memaparkan kebanggaannya pada musim ini Liga 1 "dipercantik" dengan adanya Video Assistant Referee (VAR) yang dijalankan penuh sejak pekan pertama.
Selain itu, disamping memakai delapan pemain asing untuk meningkatkan kualitas kompetisi untuk terus naik di level Asia, Liga 1 musim ini juga mewajibkan setiap klub untuk memainkan minimal satu pemain muda U-22 dengan waktu 45 menit.
Regulasi pemain muda ini adalah bentuk perhatian PSSI untuk membina para pemain muda di tanah air.
Adapun, Liga 1 musim ini menyisakan tiga pekan lagi menuju akhir musim.
Tiga pekan itu akan dimulai pada akhir pekan ini, lalu akhir pekan depan, dan terakhir akan kompak dimainkan pada 25 Mei pukul 15.30 WIB.
Selain itu, PT Liga Indonesia Baru (LIB) memberikan kabar gembira untuk Persib Bandung usai memastikan diri meraih gelar juara Liga 1 2024/2025.
PT LIB memastikan akan memberi waktu panjang demi persiapan Persib Bandung untuk melakukan konvoi juara Liga 1.
Alhasil jadwal laga kandang terakhir Persib Bandung melawan Persis Solo di Stadion Gelora Bandung Lautan Api yang semula digelar pada Minggu (25/5/2025) pukul 15.30 WIB dimajukan menjadi Sabtu (24/5/2025) pukul 19.00 WIB.
Direktur Utama PT LIB Ferry Paulus beralasan memajukan jadwal laga tersebut adalah untuk memberikan kenyamanan dan tak mengganggu persiapan Persib melakukan konvoi juara yang rencananya digelar pada Senin (26/5/2025).
"Nah kemudian awarding atau penyerahan hadiah itu terakhir, di tanggal 24 Mei. Kita memang majukan di tanggal 24 Mei yang semula tanggal 25 Mei supaya ada kesempatan untuk konvoi dan sebagainya. Itu kan hari Sabtu. Jadi biar nggak ganggu," kata Ferry ketika ditemui awak media di Jakarta Selatan, Rabu (7/5/2025).
Majunya jadwal Persib ini juga akan memengaruhi jadwal-jadwal tim lainnya yang semula akan dihelat serentak pada Minggu pukul 15.30 WIB.
Nantinya jadwal-jadwal yang akan dimajukan adalah tim-tim yang masih berpeluang degradasi.
Untuk saat ini sampai pekan ke-31, ada tujuh tim yang berpotensi turun kasta, yaitu PSIS Semarang (25 poin), PSS Sleman (25 poin), dan Barito Putera (30 poin) menjadi tiga tim yang kini menghuni zona degradasi.
Sedangkan empat tim di atas mereka yang berpeluang degradasi adalah Semen Padang (31 poin), Persis Solo (32 poin), Madura United (33 poin), dan Persik Kediri (37 poin).
"Nah, nanti jadwal di akhir kompetisi juga akan berbeda di week terakhir. Mungkin ngeliat indikator, ya ranking terakhir, yang degradasi seperti apa. Nah, itu akan ada paralel," ucap Ferry.
"Yang pasti, jam 7 malam di Bandung, karena memang masih ada beberapa penilaian. Penilaian tentang top skor, penilaian tentang pemain terbaik," tambah dia.
Selain itu, hadiah untuk Persib yang menjadi juara musim ini adalah minimal mendapatkan Rp2 miliar sampai Rp4 miliar.
"Yang pasti range-nya antara Rp2 miliar sampai Rp4 miliar. Nah ranking itu terus turun ke bawah, sampai ranking ke 15. Jadi peringkat 16 ke 17, 18 enggak terima. Tapi mereka akan terima TV rating," tutur dia.
Perlu diketahui juga, Persib Bandung memastikan diri membawa pulang hadiah uang sebesar Rp7,5 miliar setelah menjuarai kompetisi Liga 1 musim 2024-2025.
Jumlah ini meningkat 50 persen dari hadiah yang diterima Maung Bandung pada musim sebelumnya saat meraih gelar juara.
Sebelumnya, Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Ferry Paulus, mengungkapkan kenaikan hadiah tersebut.
"Untuk total hadiah, jika musim sebelumnya Rp5 miliar, maka kali ini kami naikkan menjadi Rp7,5 miliar," katanya kepada wartawan beberapa waktu lalu.
Dengan demikian, keberhasilan Persib mempertahankan gelar juara tidak hanya membawa kebanggaan bagi para suporter, tetapi juga keuntungan finansial yang signifikan bagi klub.(ant/lkf)