- Instagram Taisei Marukawa
Gaji Taisei Marukawa Tembus Miliaran dan Lebih Tinggi dari Rata-Rata Bintang J-League, Alasan Naturalisasi ke Timnas Indonesia Makin Masuk Akal?
tvOnenews.com - Isu naturalisasi kembali menghangat, dan kali ini nama Taisei Marukawa jadi pusat perhatian. Winger asal Jepang tersebut disebut-sebut tertarik memperkuat Timnas Indonesia.
Namun, di balik rumor itu, muncul fakta menarik: gaji yang ia terima di Indonesia justru melampaui rata-rata pemain di liga top Jepang. Benarkah faktor finansial ikut memengaruhi arah kariernya?
Data terbaru menunjukkan bahwa penghasilan Marukawa di kompetisi Indonesia bukan sekadar kompetitif, tetapi juga berada di atas standar J-League.
Hal ini memunculkan spekulasi bahwa stabilitas finansial dan peluang bermain bisa menjadi kombinasi kuat yang mendorong wacana naturalisasi semakin realistis.
Gaji Taisei Marukawa vs J-League: Siapa Lebih Unggul?
Berdasarkan data Transfermarkt, nilai pasar Taisei Marukawa saat ini mencapai sekitar 300 ribu euro atau setara Rp6 miliar per tahun.
Jika dirata-rata, angka tersebut berkisar Rp500 juta per bulan, angka yang tergolong tinggi untuk ukuran kompetisi domestik Indonesia.
- Instagram Taisei Marukawa
Sebagai pembanding, rata-rata gaji pemain di kasta tertinggi J-League berada di kisaran 220 ribu euro atau sekitar Rp4,4 miliar per tahun.
Artinya, secara nominal, penghasilan Marukawa di Indonesia melampaui rata-rata pemain di liga Jepang.
Pengakuan langsung juga datang dari sang pemain.
“Gaji saya jadi setara dengan gaji pemain J-League 1, puluhan kali lipat dengan gaji waktu saya di Malta,” ujar Marukawa dalam wawancara di kanal YouTube resmi PSIS Semarang.
Pernyataan ini mempertegas lonjakan signifikan dalam karier finansialnya. Saat bermain di Eropa, khususnya Liga Malta, Marukawa mengaku penghasilannya hanya cukup untuk kebutuhan hidup sehari-hari.
Dari Eropa ke Indonesia: Lonjakan Karier dan Stabilitas Finansial
Perjalanan karier Taisei Marukawa terbilang unik. Ia tidak langsung bersinar di Jepang, melainkan lebih dulu meniti karier di Eropa bersama klub-klub seperti Senglea Athletic dan Valletta.
Namun titik balik terjadi saat ia bergabung dengan Persebaya Surabaya pada 2021. Dalam waktu singkat, ia langsung mencuri perhatian berkat kontribusi gol dan assist yang konsisten.
Kariernya kemudian berlanjut ke PSIS Semarang sebelum akhirnya bergabung dengan Dewa United pada 2024.
Bersama klub tersebut, ia terus menunjukkan performa stabil, termasuk membantu tim finis di papan atas klasemen.
Secara statistik, kontribusinya cukup solid. Dalam beberapa musim terakhir, ia rutin mencatatkan gol dan assist, sekaligus menjadi motor serangan tim.
Bahkan, kombinasi permainannya bersama Alexis Messidoro dan Hugo Gomes menjadikan lini depan Dewa United salah satu yang paling kreatif di liga.
Jika dibandingkan dengan pemain asing lain di Liga 1, Marukawa termasuk dalam kategori elite—baik dari sisi kontribusi maupun konsistensi performa.
Naturalisasi Timnas Indonesia: Antara Peluang dan Kebutuhan
Selain faktor gaji tinggi pemain asing di Liga 1, peluang naturalisasi Taisei Marukawa juga didukung aspek administratif. Ia telah menetap di Indonesia selama lima tahun berturut-turut sejak 2021, sehingga memenuhi syarat naturalisasi melalui jalur residency.
Hal ini membuka peluang besar baginya untuk memperkuat Timnas Indonesia di masa depan. Terlebih, pelatih John Herdman dikabarkan tengah memantau sejumlah pemain potensial dari liga domestik.
Dari sisi teknis, Marukawa dinilai cocok dengan kebutuhan skuad Garuda. Kemampuannya dalam dribel, visi bermain, serta fleksibilitas posisi membuatnya bisa menambah variasi serangan.
Namun, proses naturalisasi bukan sekadar soal performa atau finansial. Ada banyak faktor yang harus dipertimbangkan, mulai dari regulasi federasi hingga kebutuhan tim secara keseluruhan.
Pada akhirnya, kombinasi antara performa konsisten, pengalaman internasional, dan gaji kompetitif menjadikan Taisei Marukawa sebagai salah satu pemain asing paling menarik di Liga 1 saat ini.
Apakah faktor gaji menjadi alasan utama di balik wacana naturalisasi? Belum tentu. Namun yang jelas, dengan stabilitas karier yang ia miliki di Indonesia, peluangnya untuk menjadi bagian dari Timnas Indonesia kini terasa semakin nyata. (udn)