news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kapten Australia, Jackson Irvine setelah cetak gol ke gawang Timnas Indonesia.
Sumber :
  • X/@socceroos

Masih Ingat Jackson Irvine? Kapten Australia Penakluk Timnas Indonesia Kini Nasibnya Terancam Akibat Membela Palestina

Jackson Irvine, kapten Timnas Australia menjadi penyebab kekalahan Timnas Indonesia, saat ini nasibnya di FC St. Paulis di Bundesliga terancam karena mendukung warga Palestina.
Kamis, 3 Juli 2025 - 05:45 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Jackson Irvine, kapten Australia yang menjadi penyebab Timnas Indonesia kalah besar kini nasibnya terombang-ambing.

Sebagai penakluk Timnas Indonesia, Jackson Irvine belakangan ini menyerukan aksi membela Palestina.

Seperti diketahui, Jackson Irvine memiliki peranan penting bagi Australia di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Di Timnas Australia, Jackson Irvine menjadi kapten sekaligus sebagai faktor kemenangan Socceroos atas Timnas Indonesia pada Kamis (20/3/2025).

Laga mempertemukan Australia dan Timnas Indonesia yang berlangsung di Sydney Football Stadium berakhir dengan skor 5-1.

Pemain Australia, Jackson Irvine & Skuad Timnas Indonesia
Sumber :
  • Kolase Instagram/@jacksonirvine_ & AFC

 

Pada laga tersebut, Jackson Irvine menyumbang dua gol untuk Australia, bahkan menjadi penyebab Indonesia tidak berdaya.

Dalam hal ini, Australia menuntaskan putaran ketiga finis di posisi kedua dan dipastikan dapat tiket Piala Dunia 2026.

Kesuksesan Jackson Australia tidak lepas dari kepiawaiannya sebagai pesepak bola profesional sejak 2010.

Berdasarkan data Transfermarkt, Irvine memulai kariernya sebagai gelandang tengah di klub asal kota Melbourne, Frankston Pines.

Pada 2010, Irvine bergabung di klub Skotlandia, Celtic FC U20 sebelum naik level ke tim senior pada 2013.

Karena punya darah keturunan Skotlandia, Irvine kembali melanjutkan kariernya bersama Kilmarnock FC.

Gelandang Australia itu juga berpindah ke Ross County pada musim panas sebelum kembali ke Celtic.

Pencapaian kariernya melesat ketika membantu Burton Albion terhindar dari degradasi divisi kedua Liga Inggris pada 2016.

Pada musim 2016/2017, Jackson Irvine bermain sebanyak 43 penampilan dan dinobatkan pemain terbaik di Burton Albion.

Pemain berpostur tinggi 1,89 meter itu memperkuat Hull City pada 2017 dan berhasil mencetak 10 gol dari 112 pertandingan.

Setelah itu, ia pindah ke Hibernian FC sebelum bersinar di klub asal Jerman, FC St. Pauli pada 2021.

Di St. Pauli, Jackson Irvine telah tampil sebanyak 127 kali dan menjadi kapten di klub langganan kasta tertinggi Jerman, Bundesliga.

Sudah empat tahun di Bundesliga, nasib Jackson Irvine di St. Pauli terombang-ambing akibat mendukung kemerdekaan warga Gaza.

Dukungan Jackson Irvine membela warga Gaza karena kepergok menggunakan jersey Palestina terekam di Instagram Story sang istri, Jemilla Pir.

Dipantau tvOnenews.com dari unggahan Instagram pribadinya, banyak warganet mendukung upaya Irvine membela warga Palestina.

Dukungan Irvine tuai kontroversi. Bahkan, muncul asumsi oleh publik Jerman bahwa, kapten Australia itu anti-semitisime (anti Yahudi).

"Para penggemar FC St. Pauli menuduh kapten Jackson Irvine bersikap anti-Semit. Pemicunya, antara lain, adalah foto di mana pemain sepak bola profesional itu mengenakan kaus yang kontroversial," demikian laporan dalam gambar dikutip dari Instagram @perspectivefootball.id, Kamis (3/7/2025).

"Foto itu memperlihatkan garis besar Palestina, yang juga mencakup seluruh wilayah Israel. Para penggemar menuduh Irvine mengingkari hak Israel untuk eksis."

"FC St. Pauli tidak ingin mengomentari tuduhan spesifik tersebut, tetapi telah mengumumkan adanya diskusi internal."

Suporter St. Pauli belakangan ini pamerkan banner mendukung Israel, walaupun sebagian tetap menyerukan kemerdekaan Palestina.

Sebaliknya, suporter Celtic, Green Brigade terang-terangan mengibarkan banner raksasa dan bendera Palestina pada 2023 lalu.

Bukan tanpa alasan, Jackson Irvine pernah mengutarakan kepada ESPN bahwa, ia tetap bersikap mendukung kemanusiaan untuk warga Gaza.

"Saya dukung setiap tujuan kemanusiaan. Kematian warga sipil dalam konflik apa pun haris jadi prioritas dalam diskusi ini," kata Jackson Irvine.

Perbedaan pandangan politik terhadap klub dan suporter potensi membuat Jackson Irvine hengkang dari St. Pauli.

(hap)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

07:43
16:23
04:15
50:38
04:41
10:49

Viral