- Instagram Tijjani Reijnders
Tijjani Reijnders Resmi Gantikan Kevin de Bruyne di Manchester City? Pemain Keturunan Indonesia Itu Bisa Pecahkan Rekor Sebagai Pemain...
tvOnenews.com - Tijjani Reijnders, kakak Kandung Eliano Reijnders dikabarkan akan segera dipinang Manchester City untuk gantikan Kevin de Bruyne.
Manchester City dikabarkan tengah mempersiapkan manuver besar di bursa transfer musim panas 2025 dengan membidik gelandang AC Milan, Tijjani Reijnders, yang memiliki darah Indonesia.
Pemain berusia 26 tahun itu merupakan kakak kandung dari Eliano Reijnders, yang kini membela Timnas Indonesia. City berniat menjadikan Tijjani sebagai suksesor Kevin De Bruyne yang dipastikan akan hengkang dari Etihad Stadium.
Dilansir dari *Football Italia* pada Selasa (13/5/2025), Manchester City siap mengajukan tawaran senilai 67 juta euro (sekitar Rp 1,1 triliun) untuk mendatangkan Tijjani Reijnders.
Nilai tersebut diyakini akan memecahkan rekor sebagai transfer termahal sepanjang sejarah AC Milan.
Sejak didatangkan dari AZ Alkmaar pada musim panas 2023, Tijjani langsung mencuri perhatian dengan permainan cerdas di lini tengah dan kontribusi signifikan dalam fase menyerang maupun bertahan.
Bersama AC Milan, Tijjani telah mencatatkan 101 penampilan di semua kompetisi, dengan torehan total 19 gol dan sembilan assist.
Sementara musim ini saja, dia telah menyumbang 15 gol dan lima assist dari 51 pertandingan.
Performanya yang konsisten dan serba bisa membuatnya menjadi target ideal bagi Pep Guardiola, yang tengah mencari amunisi segar di lini tengah untuk membangun generasi baru Manchester City.
Guardiola memang berencana melakukan regenerasi besar-besaran di sektor gelandang.
Nama-nama senior seperti Kevin De Bruyne, Bernardo Silva, dan Mateo Kovacic disebut-sebut akan dilepas untuk memberi ruang bagi pemain muda bertalenta.
Dalam skema ini, Tijjani Reijnders dinilai punya potensi besar untuk menjadi poros baru permainan City karena kemampuannya mengatur tempo, melakukan transisi cepat, dan menjadi ancaman dari lini kedua.
Di level internasional, Tijjani juga telah menorehkan 22 caps dan mencetak empat gol untuk Timnas Belanda.
Ia sempat menjadi perhatian publik Indonesia saat menggunakan nama belakang ibunya, Lekatompessy, di jersey AC Milan pada momen perayaan Hari Ibu, sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan Indonesia dalam dirinya.
- AC Milan Official
Sementara itu, adiknya, Eliano Reijnders, kini sedang berjuang untuk membangun karier profesionalnya.
Meski belum sepopuler Tijjani, Eliano sudah menunjukkan performa menjanjikan bersama Timnas Indonesia dan menjadi bagian penting dalam skuad Garuda menuju Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Eliano dikenal memiliki karakter bermain yang berbeda: lebih agresif dalam bertahan dan dinamis sebagai gelandang box-to-box.
Perbandingan antara kakak dan adik ini menarik, terutama dari sisi pencapaian. Tijjani telah menapaki karier di level elite Eropa bersama AC Milan dan kini dibidik klub sekelas Manchester City.
Sedangkan Eliano sedang berkembang di level Asia dan jadi andalan Indonesia di bawah arahan Patrick Kluivert.
Meski berstatus adik dari calon pemain termahal AC Milan, Eliano memilih jalur berbeda dengan membela tanah leluhurnya di pentas internasional.
Jika transfer Tijjani ke Manchester City benar-benar terjadi, maka akan menjadi penegasan bahwa darah Indonesia pun bisa mengalir di panggung tertinggi sepak bola dunia. (udn)