news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Timnas Iran.
Sumber :
  • AFC

Timnas Indonesia Batal Main di Playoff, Amerika Serikat Tegaskan Iran Tetap Boleh Tampil di Piala Dunia 2026 Nanti

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio, menegaskan bahwa negaranya tidak melarang timnas Iran untuk ambil bagian dalam ajang Piala Dunia 2026 nanti.
Jumat, 24 April 2026 - 13:17 WIB
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio, menegaskan bahwa negaranya tidak pernah melarang tim nasional Iran untuk ambil bagian dalam ajang Piala Dunia 2026. Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya spekulasi soal potensi hambatan politik yang dapat memengaruhi keikutsertaan Iran.

Isu tersebut mencuat seiring dengan hubungan diplomatik antara Amerika Serikat dan Iran yang masih tegang. Banyak pihak mempertanyakan apakah kondisi geopolitik itu akan berdampak langsung terhadap partisipasi Iran di turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.

Dalam keterangannya, Rubio mencoba meluruskan berbagai kekhawatiran yang berkembang. Ia menegaskan bahwa Amerika Serikat tetap berkomitmen menjunjung tinggi prinsip olahraga yang inklusif.

Rubio menyebut bahwa tidak ada kebijakan resmi yang melarang atlet Iran untuk datang ke Amerika Serikat. Ia juga menegaskan bahwa para pemain tetap dipandang sebagai bagian dari komunitas olahraga global yang harus dihormati.

Namun demikian, ia mengakui bahwa ada aspek lain yang menjadi perhatian serius pemerintah AS. Hal ini terutama berkaitan dengan pihak-pihak yang ikut dalam rombongan resmi tim nasional.

Menurut Rubio, pemerintah AS tetap melakukan penyaringan ketat terhadap individu yang ingin masuk ke wilayahnya. Kebijakan ini tidak hanya berlaku bagi Iran, tetapi juga negara lain yang dianggap memiliki risiko keamanan.

Ia menambahkan bahwa fokus utama bukanlah pada atlet, melainkan pada kemungkinan adanya pihak tertentu yang memiliki keterkaitan dengan organisasi yang dianggap berbahaya. Karena itu, pengawasan terhadap delegasi pendukung menjadi sangat krusial.

Timnas Iran di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Sumber :
  • AFC

Selain itu, isu ini juga tidak bisa dilepaskan dari kebijakan lama Amerika Serikat terhadap organisasi tertentu di Iran. Pemerintah AS selama ini dikenal memiliki sikap tegas dalam hal keamanan nasional.

Dalam konteks Piala Dunia FIFA 2026, situasi tersebut menjadi perhatian karena turnamen ini akan dihadiri banyak negara dengan latar belakang politik yang beragam. Hal itu menuntut tuan rumah untuk tetap menjaga keseimbangan antara keamanan dan sportivitas.

Rubio pun menekankan bahwa kebijakan yang diambil tidak bersifat diskriminatif terhadap atlet. Ia memastikan bahwa kehadiran pemain tetap difasilitasi selama memenuhi aturan yang berlaku.

"Tidak ada satu pun dari Amerika Serikat yang mengatakan bahwa mereka [timnas Iran] tidak boleh datang. Masalah dengan Iran bukanlah atlet mereka," ujar Rubio seperti dikutip dari Reuters, Jumat (24/4/2026).

"Itu adalah ketika mereka ingin membawa sejumlah orang bersama mereka, orang-orang yang punya ikatan dengan IRGC. Kami tidak bisa membiarkan mereka masuk, namun tidak demikian halnya dengan atlet, atlet boleh masuk," tambahnya.

Amerika Serikat sendiri telah lama mengategorikan Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) sebagai ancaman serius. Kebijakan tersebut berdampak langsung pada aturan imigrasi yang diterapkan terhadap individu yang memiliki hubungan dengan organisasi tersebut.

Pemerintah AS tidak mengizinkan pihak yang terafiliasi dengan IRGC untuk masuk ke wilayahnya. Hal ini menjadi salah satu syarat utama yang harus dipatuhi dalam berbagai kegiatan internasional, termasuk olahraga.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio
Sumber :
  • Antara

"Mereka tidak bisa membawa sekelompok anggota teroris IRGC ke negara kami dan berpura-pura bahwa mereka adalah wartawan atau pelatih," kata Rubio.

Sebelumnya, Iran sempat mengajukan permintaan agar pertandingan mereka dipindahkan dari Amerika Serikat. Usulan tersebut muncul sebagai respons atas ketegangan politik yang terjadi.

Iran menginginkan laga digelar di negara lain yang juga menjadi tuan rumah, seperti Meksiko. Namun, usulan itu tidak mendapat persetujuan dari FIFA.

FIFA tetap mempertahankan keputusan awal terkait pembagian lokasi pertandingan. Hal ini menegaskan bahwa faktor politik tidak mengubah struktur penyelenggaraan turnamen.

Dalam perkembangan lain, ketika Amerika Serikat bersama Israel menyerang Iran, FIFA tidak memberikan tindakan apa pun terhadap AS. Situasi ini sempat menjadi sorotan publik internasional.

Meski begitu, status tuan rumah Piala Dunia FIFA 2026 tetap tidak berubah. Amerika Serikat bersama Kanada dan Meksiko tetap menjadi penyelenggara ajang bergengsi tersebut.

Sebelumnya, berdasarkan laporan media Prancis, RMC Sport, FIFA sempat menyiapkan rencana cadangan jika Timnas Iran terpaksa mundur atau didiskualifikasi dari putaran final Piala Dunia 2026 akibat situasi internal negara yang tidak stabil.

Jika skenario tersebut terjadi, FIFA tidak akan membiarkan satu tempat kosong begitu saja. Rencananya, sebuah turnamen mini bertajuk playoff antarbenua akan digelar secara mendadak.

Formatnya melibatkan empat tim yang “nyaris lolos”, yakni dua wakil dari Asia termasuk Timnas Indonesia dan dua wakil dari Eropa.

Namun, dengan pernyataan terbaru Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, peluang Timnas Indonesia tampil di playoff dadakan Piala Dunia 2026 kemungkinan besar tertutup.

(igp)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:14
02:02
02:22
03:40
01:47
05:18

Viral